BANGKAPOS.COM -- Simak syarat dan cara pengajuan KUR BRI 2026, termasuk pentingnya memiliki NIB, IUMK, atau SKU sebelum mengajukan. Tabel angsuran KUR BRI 2026 kini banyak dicari oleh pelaku UMKM yang ingin mendapatkan modal usaha dengan bunga rendah dan tenor fleksibel, sesuai kemampuan bayar.
Dengan mempelajari simulasi angsuran, calon debitur bisa memperkirakan cicilan bulanan berdasarkan jumlah pinjaman dan jangka waktu yang dipilih, sehingga perencanaan keuangan usaha lebih matang.
Program KUR BRI merupakan inovasi pembiayaan pemerintah yang mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah di seluruh Indonesia, menawarkan bunga rendah sekitar 6 persen per tahun dan tenor hingga 60 bulan.
Baca juga: Jumlah Koperasi di Bangka Belitung Capai 1.671 Unit Sepanjang 2025, Naik 36 Persen
Sebelum mengajukan pinjaman, sangat disarankan bagi pelaku usaha untuk memahami tabel angsuran agar cicilan tidak memberatkan keuangan.
Sebagai penyalur utama KUR nasional, BRI menyediakan beberapa skema pembiayaan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan usaha:
KUR Super Mikro – untuk pelaku usaha pemula dengan kebutuhan modal sangat kecil.
KUR Mikro – plafon pinjaman hingga Rp 100 juta.
KUR Kecil – untuk pembiayaan di atas Rp 100 juta.
Untuk KUR Mikro, suku bunga ditetapkan sekitar 6 persen per tahun, sesuai kebijakan pemerintah, sehingga cicilannya lebih ringan dibandingkan kredit komersial biasa.
Berikut perkiraan cicilan per bulan untuk pinjaman Rp 1 juta hingga Rp 100 juta, dengan tenor 12 hingga 60 bulan:
Pinjaman Rp 1 juta
12 bulan: Rp 88.333
18 bulan: Rp 60.556
24 bulan: Rp 46.667
36 bulan: Rp 32.778
48 bulan: Rp 25.833
60 bulan: Rp 21.667
Pinjaman Rp 10 juta
12 bulan: Rp 883.333
18 bulan: Rp 605.556
24 bulan: Rp 466.667
36 bulan: Rp 327.778
48 bulan: Rp 258.333
60 bulan: Rp 216.667
Pinjaman Rp 50 juta
12 bulan: Rp 4.416.667
18 bulan: Rp 3.027.778
24 bulan: Rp 2.333.333
36 bulan: Rp 1.638.889
48 bulan: Rp 1.291.667
60 bulan: Rp 1.083.333
Pinjaman Rp 100 juta
12 bulan: Rp 8.833.333
18 bulan: Rp 6.055.556
24 bulan: Rp 4.666.667
36 bulan: Rp 3.277.778
48 bulan: Rp 2.583.333
60 bulan: Rp 2.166.667
Catatan: Angsuran di atas merupakan estimasi. Besaran cicilan bisa berbeda tergantung biaya administrasi dan hasil analisis kredit masing-masing nasabah.
Calon debitur KUR BRI wajib memenuhi ketentuan berikut:
WNI, berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.
Memiliki usaha produktif yang berjalan minimal 6 bulan.
Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain (kecuali KPR, KKB, atau kartu kredit).
Menyiapkan dokumen: e-KTP, Kartu Keluarga, akta nikah (jika menikah).
Memiliki legalitas usaha: NIB, IUMK, atau SKU.
NPWP wajib bagi pinjaman di atas Rp 50 juta.
Pengajuan KUR BRI dapat dilakukan secara offline maupun online:
Offline:
Datang ke kantor BRI terdekat.
Bawa dokumen persyaratan lengkap.
Online melalui BRImo:
Login ke aplikasi BRImo.
Pilih menu Pinjaman BRI, kemudian klik Ajukan Pinjaman.
Pilih Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Isi formulir dan unggah dokumen.
Kirim pengajuan dan pantau status melalui menu Tracking.
Jika disetujui, dana KUR akan langsung ditransfer ke rekening nasabah.
Dengan memahami tabel pinjaman KUR BRI 2026 mulai Rp 1 juta hingga Rp 100 juta, calon debitur dapat merencanakan pembiayaan usaha secara matang dan menyesuaikan angsuran per bulan dengan kemampuan keuangan.
Program ini menjadi salah satu solusi terbaik bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha dengan modal ringan namun fleksibel.
(Bangkapos.com/Kompas.com/Tribunnews)