TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Cek daftar wilayah waspada badai cuaca ekstrem peringatan dini BMKG untuk satu pekan kedepan Februari 2026.
Cuaca ekstrem masih membayangi sejumlah wilayah di Indonesia.
Hujan berintensitas tinggi yang turun dalam durasi panjang, disertai angin kencang dan petir, mulai mengganggu aktivitas warga dan memicu bencana hidrometeorologi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan.
Terutama selama sepekan ke depan, karena potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih akan terjadi.
Baca juga: Masuk Puncak Musim Hujan! Kalbar Masuk Peringatan Dini BMKG Cuaca Ekstrem Besok 23 Januari 2026
Prakirawan BMKG, Rifda Novikarany menyebut wilayah Indonesia bagian selatan menjadi area yang perlu mendapat perhatian khusus.
“Yang mungkin perlu kita waspadai adalah sekitar wilayah Indonesia bagian selatan,” ujar Rifda, Rabu 21 Januari 2026.
Wilayah yang diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi meliputi:
- Bengkulu
- Sumatera Selatan
- Lampung
- Sebagian besar wilayah Pulau Jawa
- Bali
- Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
Menurut pihak BMKG, potensi hujan lebat diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan dan berlanjut sepanjang pekan ini.
“Dalam seminggu ini masih banyak potensi hujan dengan intensitas yang tinggi,” kata Rifda.
Ia menambahkan, beberapa wilayah bahkan berpotensi mengalami hujan sangat lebat, di antaranya:
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Banten
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Timur
Petugas BMKG menjelaskan kondisi ini tidak terlepas dari karakter musim penghujan yang masih berlangsung pada Januari.
“Bulan Januari ini masih pada periode musim penghujan, di mana faktor kebasahannya cukup tinggi dan durasi hujannya bisa lebih panjang,” jelas Rifda.
Kondisi tersebut diperkirakan masih akan berlanjut hingga Februari, dengan potensi hujan deras yang disertai kilat, petir, dan angin kencang.
BMKG menilai wilayah Jawa memiliki tingkat kerentanan yang cukup tinggi terhadap bencana hidrometeorologi.
“Di beberapa titik sudah terjadi genangan, banjir, dan juga longsor,” ujar Rifda.
Karena itu, masyarakat diminta lebih waspada terhadap dampak lanjutan dari curah hujan tinggi yang terjadi secara terus-menerus.
Imbauan BMKG untuk Masyarakat
BMKG mengeluarkan sejumlah rekomendasi agar masyarakat lebih siap menghadapi cuaca ekstrem:
- Mengecek dan membersihkan saluran drainase agar tidak tersumbat
- Menjaga lingkungan sekitar agar mampu menampung curah hujan tinggi
- Tidak berteduh di bawah pohon atau bangunan rapuh saat hujan disertai petir dan angin kencang
- Memantau informasi dan peringatan dini dari BMKG secara berkala
- Selalu membawa perlengkapan hujan seperti jas hujan dan payung untuk mengantisipasi hujan mendadak
Baca juga: Puncak Musim Hujan Berakhir di Imlek 2577 Kongzili? Cek Prakiraan Cuaca BMKG Terbaru Februari 2026
BMKG menegaskan akan terus menyampaikan peringatan dini apabila terdeteksi potensi cuaca ekstrem yang signifikan, khususnya di wilayah Indonesia bagian selatan.
Semoga informasi ini bermanfaat.