KPK Geledah Rumah Kepala PUPR Kota Madiun Pasca OTT Maidi, Bawa Berkas, Sertifikat Dan Uang Tunai
January 22, 2026 08:32 PM

 

SURYA.CO.ID, KOTA MADIUN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa beberapa barang, usai terpantau melakukan penggeledahan di rumah Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah, Kamis (22/1/2026).

Pantauan SURYA, penyidik KPK membutuhkan waktu berjam-jam bukan hanya mengobok-obok penjuru ruangan, tetapi juga meminta keterangan kepada seorang penghuni.

Rumah Thariq Megah di Jalan Tanjung Manis Gang 14, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun itu tampak tertutup rapat pagar setinggi 2 meter.

Selama proses penggeledahan, tetangga sekitar yang penasaran bergegas keluar. Mereka duduk di depan rumah masing-masing sembari menunggu kegiatan tersebut selesai.

Tim Penyidik Lembaga Antirasuah ini keluar dari sisi sebelah melalui pintu kecil pada pukul 16.20 WIB. Mereka membawa sebuah koper berwarna hitam, dan satu kardus air mineral, yang diduga berisi barang bukti tambahan untuk penyidikan pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT), Senin (19/1/2026).

Thariq Megah ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi, terkait pemerasan dengan modus fee proyek dan dana CSR serta penerimaan lainnya, atau gratifikasi di lingkungan Pemkot Madiun, bersama Wali Kota Madiun non aktif, Maidi, dan dan rekanan swasta sekaligus orang kepercayaan Maidi, Rochim Ruhdiyanto.

Penggeledahan 6 Jam

Menurut Ketua RT 7/RW 3, Anang Kristianto, pemeriksaan berlangsung 6 jam lebih tepatnya dimulai sejak pukul 09.30 WIB. “Saya dipanggil sebagai saksi. Ada istri Pak Thariq tadi sama pembantu di dalam rumah,” ujar Anang.

Anang mengaku hanya duduk menyaksikan pemeriksaan. Ia juga menyebut, beberapa berkas, sertifikat, dan uang tunai diamankan oleh petugas.

“Ada yang dibawa tetapi persisnya kurang tahu. Banyak berkas, sertifikat, uang tunai nominalnya kurang tahu. Ada uang pecahan Rp 100.000," tuturnya.

Anang juga menyebut, Semua barang dimasukkan ke satu koper, bersama perlengkapan terkait. “Ketebalan uang bermacam-macam. Diikat pakai karet gelang saat mau dikemas,” tandas Anang. ****

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.