BPBD DKI Keluarkan Peringatan Potensi Tanah Longsor di Jakarta
kumparanNEWS January 22, 2026 08:38 PM
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi terjadinya tanah longsor di sejumlah wilayah Jakarta selama Januari 2026. Peringatan ini disampaikan menyusul adanya wilayah yang masuk dalam zona menengah hingga tinggi kerentanan gerakan tanah.
Prakiraan wilayah berpotensi longsor tersebut disusun berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Berdasarkan informasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), wilayah yang masuk zona menengah–tinggi tersebar di empat kota administrasi. Berikut daftarnya:
Jakarta Barat
Kecamatan Cilandak
Kecamatan Kembangan
Jakarta Pusat
Kecamatan Menteng
Jakarta Selatan
Kecamatan Cilandak
Kecamatan Jagakarsa
Kecamatan Kebayoran Baru
Kecamatan Kebayoran Lama
Kecamatan Mampang Prapatan
Kecamatan Pancoran
Kecamatan Pasar Minggu
Kecamatan Pesanggrahan
Kecamatan Tebet
Jakarta Timur
Kecamatan Cakung
Kecamatan Cipayung
Kecamatan Ciracas
Kecamatan Duren Sawit
Kecamatan Jatinegara
Kecamatan Kramatjati
Kecamatan Makassar
Kecamatan Matraman
Kecamatan Pasar Rebo
Kecamatan Pulogadung
BPBD DKI Jakarta menjelaskan, pada zona menengah, gerakan tanah dapat terjadi apabila curah hujan berada di atas normal.
“Terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan, atau jika lereng mengalami gangguan,” demikian keterangan BPBD DKI Jakarta.
Sedangkan pada zona tinggi, potensi longsor dinilai lebih besar dan gerakan tanah lama berpeluang aktif kembali saat hujan lebat.
Seiring meningkatnya curah hujan, BPBD DKI Jakarta mengimbau lurah, camat, dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengantisipasi potensi gerakan tanah, khususnya saat hujan dengan intensitas tinggi berlangsung.