TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Warga berharap jalan yang amblas di Ruas Kebakalan-Karanggayam tepatnya Desa Clapar Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen segera diperbaiki karena membahayakan pengguna jalan.
Pantauan di lokasi, rambu peringatan Hati-Hati Jalan Longsor telah terpasang di masing-masing ujung jalan yang mengalami longsor tersebut. Sebagian jalan di lokasi tersebut diketahui longsor seiring tingginya intensitas hujan pada akhir 2025 lalu. Para pengguna jalan harus bergantian untuk dapat melintasi jalan tersebut karena sebagian badan jalan longsor.
Warga, Wasiman (40) menyampaikan, kondisi jalan tersebut cukup membahayakan bagi para pengguna jalan. Dia menceritakan bahwa ada pengendara beserta sepeda motor yang terperosok di lokasi tersebut pada Rabu (21/1/2026) kemarin.
Baca juga: Pemda di Jateng Berlomba Punya Kawasan Industri, Kebumen Lolos, Kabupaten Semarang Gagal
Baca juga: Aden Berharap KA Prameks dan Trans Jateng Bisa Sampai Kebumen, Demi Dongkrak PAD Sektor Wisata
"Saya lihat dari kejauhan ada orang jatuh," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (22/1/2026).
Warga sekitar dan pengguna jalan yang berada di lokasi kejadian kemudian membantu dua orang yang terperosok tersebut beserta sepeda motornya. Dia berharap jalan tersebut segera diperbaiki karena termasuk penghubung antar desa dan kecamatan.
"Harapan segera diperbaiki agar tidak membahayakan bagi pengguna jalan," ungkapnya.
Kepala Bidang Bina Marga, Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kebumen, Kurnia Hadi mengatakan, pihaknya kini tengah melakukan review untuk penanganan jalan tersebut. Direncanakan talud penahan tanah akan dibangun terlebih dahulu di lokasi tersebut.
"Dibangun dinding penahan tanah dulu, setelah itu ada pengurukan di badan jalan," tuturnya.
Menurutnya, jalan tersebut kondisinya memang membahayakan dan berpotensi juga terjadi longsoran. Dia mengungkapkan, perbaikan di ruas tersebut kemungkinan dapat terlaksana pada Maret atau April 2026. Sementara, pihaknya akan menambah rambu supaya pengguna jalan lebih berhati-hati sat melintas di jalan tersebut.
"Dari barat kan belok langsung ketemu lokasi longsor. Kalau dari timur sudah diketahui dari kejauhan," pungkasnya. (Ais).