TRIBUNJATENG.COM, PASANGKAYU - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Dusun Sulu, Desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.
Insiden tersebut menewaskan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial MA, staf Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pedongga.
Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun DN 2307 NB dan melaju dari arah utara menuju selatan.
Baca juga: Pikap Tabrak Pohon Tewaskan Penumpang, Sempat Beredar Kabar Uang Rp20 Juta Milik Korban Hilang
Awalnya korban datang dari arah selatan menuju utara. Tiba-tiba, dalam perjalanan seekor anjing melintas di hadapan korban.
Korban seketika kaget, kemudian berusaha menghindari hewan tersebut dengan mengambil jalur kendaraan dari arah berlawanan.
Pada saat bersamaan dengan laju motor cukup tinggi, sebuah truk Hino bermuatan pupuk bernomor polisi DD 8720 melintas.
Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Benturan keras terjadi di badan jalan. Korban bersama sepeda motornya terpental dan diduga terseret di bawah truk sejauh kurang lebih 18 meter.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka parah di bagian kepala, dengan kondisi mata kanan bengkak, dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara itu, sepeda motor korban mengalami kerusakan parah pada bagian depan hingga hancur.
Truk Hino yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan pada bagian bemper depan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasangkayu, Ipda Sukri Lona, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia mengatakan kecelakaan diduga kuat dipicu oleh upaya korban menghindari anjing yang melintas secara tiba-tiba.
“Korban mengambil jalur kendaraan dari arah berlawanan dan bertabrakan dengan truk yang datang dari arah selatan menuju utara,” ujar Sukri.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit sebelum dipulangkan ke rumah duka di Kelurahan Pasangkayu.
Sementara sopir truk telah diamankan di Polres Pasangkayu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Pasangkayu. (*)
Baca juga: Avanza Terseret Kereta hingga 300 Meter, 9 Penumpang Termasuk Seorang Balita Tewas