TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Proses pembangunan Pasar Induk Pekanbaru saat ini berkisar 90 persen.
Ratusan kios sudah hampir tuntas pembangunannya.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru mencatat ada sekitar 300 kios dalam pasar induk itu.
Ratusan kios ini nantinya bakal ditempati oleh pedagang yang berjualan di sekitar Terminal AKAP Bandar Raya Payung Sekaki.
Pengembang pasar induk yakni PT. Agung Rafa Bonai masih melakukan penyelesaian terhadap bangunan di area pasar.
Mereka harus menuntaskan sekitar 10 persen lagi pengerjaan yang belum selesai.
Apalagi ada beberapa bangunan di pasar induk itu masih ada yang butuh perbaikan. Ada juga yang masih tahap penyelesaian sehingga butuh penyempurnaan.
"Dari hasil peninjauan kami, sejumlah pekerjaan masih harus diselesaikan pengembang, terhadap sejumlah item," ujar Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang di sela peninjauan pembangunan Pasar Induk Pekanbaru, Jumat (23/1/2026).
Baca juga: Kinerja BUMD di Kota Pekanbaru, Ada Stagnan hingga Berubah Bisnis Inti
Baca juga: Wali Kota Pekanbaru Imbau Warga Tidak Berikan Uang Kepada Gepeng di Jalanan
Dirinya meninjau kondisi terkini pasar di Jalan Soekarno-Hatta itu. Mereka juga melihat proses penyelesaian pembangunan pasar induk.
Iwan menyampaikan bahwa ada sejumlah catatan dari dinas terhadap pengembang. Ia mendorong pengembang harus melakukan percepatan terhadap pembangunan pasar induk.
"Tuntaskan penyelesaian bangunan yang belum tuntas, lakukan penyempurnaan terhadap bangunan kios yang sudah ada," ulasnya didampingi Kepala Bidang Tertib Perdagangan dan Perindustrian Disperindag Kota Pekanbaru, Khairunnas.
Iwan menyampaikan secara umum pengerjaan fisik pasar induk sudah hampir tuntas. Ia menyampaikan bahwa pengerjaan beberapa bagian pasar bakal berlangsung secara simultan.
"Kita dorong progress nya berjalan terus, kita ingin bisa secepatnya bisa ditempati pedagang," jelasnya.
( Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang)