Mobil Selamat, Sepeda Motor dan Mesin Kopi Hangus Terbakar di Kebayakan
January 23, 2026 10:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TribunGayo.com, TAKENGON - Aksi cepat dan gotong royong warga Kampung Bukit, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, berhasil menyelamatkan satu unit mobil dari kobaran api saat kebakaran melanda permukiman padat penduduk tersebut, Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 17.10 WIB.

Kebakaran yang menghanguskan enam unit rumah dan berdampak pada dua rumah lainnya itu nyaris merembet ke kendaraan milik salah seorang warga yang terparkir di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, mengatakan mobil tersebut berhasil diamankan ketika api masih relatif kecil, sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi.

“Waktu api masih kecil, warga bersama-sama memindahkan satu unit mobil saudara kita sehingga mobil itu dapat diselamatkan,” kata Andalika.

Ia menjelaskan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 17.10 WIB.

BPBD kemudian mengerahkan empat unit armada damkar dari Posko Induk dan tiba di lokasi sekitar 10 menit kemudian.

“Alhamdulillah armada sampai ke lokasi sekitar 10 menit kemudian, sehingga api dapat dikendalikan kurang lebih 20 menit setelah penanganan,” ujarnya.

Selain menyelamatkan mobil, warga juga berupaya mengevakuasi barang-barang berharga dari dalam rumah sebelum api membesar. 

Namun karena bangunan seluruhnya berkonstruksi kayu dan jarak rumah saling berdekatan, api dengan cepat merambat ke bangunan lain.

Pantauan Tribun Gayo di lokasi menunjukkan permukiman di Kampung Bukit ini tergolong sangat padat,

Dimana posisi rumah berdempetan dan nyaris tanpa jarak antarbangunan, sehingga kobaran api dengan cepat meluas dari satu rumah ke rumah lainnya.

Mesin Giling Kopi dan Motor Terbakar

Dalam peristiwa tersebut, tidak hanya rumah warga yang hangus terbakar. 

Satu unit mesin giling kopi milik warga dan satu unit sepeda motor, yang diperkirakan berjenis Kawasaki Ninja, juga ikut terbakar dalam insiden itu berdasarkan pantauan di lapangan.

Akibat kebakaran ini, enam unit rumah hangus beserta isinya dan dua rumah lainnya terdampak. 

Seluruh bangunan yang terbakar diketahui merupakan rumah lama berbahan kayu, dan sebagian difungsikan sebagai kios atau tempat usaha warga.

Tak Ada Korban Jiwa

Meski kerugian material cukup besar, Andalika memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun sebagian rumah beserta isinya hangus terbakar,” katanya.

Saat ini para korban kebakaran telah diungsikan sementara ke sarana umum kantor desa setempat dan sebagian lainnya menumpang di rumah kerabat.

BPBD Aceh Tengah bersama pemerintah daerah juga akan melakukan pembersihan puing-puing sisa kebakaran dan menyalurkan bantuan masa panik kepada para korban.

Terkait penyebab kebakaran, Andalika menyebutkan pihaknya belum dapat memastikan secara resmi.

Namun berdasarkan informasi awal dari warga, api diduga berasal dari korsleting listrik yang muncul dari bagian lantai dua salah satu rumah.

“Untuk penyebabnya masih kita dalami. Informasi sementara berasal dari korsleting listrik, karena api menurut warga mulainya muncul dari lantai dua,” pungkas Andalika. (*)

Baca juga: 34 Desa di Aceh Tengah Listrik Masih belum Menyala dan Tahap Perbaikan oleh PLN

Baca juga: Empat Desa Terpencil di Aceh Tengah Dapat Bantuan Sumur Bor Air Bersih

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.