34 Desa di Aceh Tengah Listrik Masih belum Menyala dan Tahap Perbaikan oleh PLN
January 23, 2026 10:54 PM

TRIBUNGAYO.COM - Listrik di Kabupaten Aceh Tengah yang sempat padam kini berangsur pulih.

Dari 295 kampung yang berada di Aceh Tengah, sebanyak 261 kampung, telah kembali menikmati aliran listrik.

Sementara sebanyak 34 kampung lainnya masih dalam proses perbaikan oleh PLN.

Beberapa titik terbaru yang berhasil dipulihkan listriknya antara lain Kampung Gewat dan Kampung Owaq di Kecamatan Linge, lalu Kampung Pantan Bener dan Kampung Atu Singkih, Kecamatan Rusip Antara, demikian dengan Kampung Bah di Kecamatan Linge.

Sementara wilayah yang masih padam, Kementerian ESDM telah menyiagakan bantuan Genset sebagai solusi darurat.

Untuk sektor kelistrikan, tim PLN terus bekerja di medan yang cukup berat, terutama di wilayah Ketol dan Rusip Antara yang masih memiliki titik padam terbanyak.

Melansir Kompas.com, Pemkab Aceh Tengah terus melakukan percepatan penanganan dampak bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah. 

Salah satunya terkait perbaikan listrik di berbagai wilayah yang terdampak banjir di Aceh.  

Dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, pembukaan akses jalan ke sejumlah lokasi terus dilakukan, termasuk pemulihan jaringan listrik, serta optimalisasi pendistribusian bantuan logistik ke wilayah terisolir.

Kampung sudah bisa diakses

Berdasarkan data terbaru, beberapa kampung yang sebelumnya terisolasi total dan mulai dapat diakses roda dua dan roda empat adalah Kampung Serempah, Kecamatan Ketol, Kampung Dusun Gantung Langit.

Kemudian Kampung Bius Utama, Kecamatan Silih Nara. Demikian dengan empat desa di Kecamatan Rusip yaitu Pilar Wih Kiri, Tirmiara, Mekar Maju, dan Arul Pertik.

Sementara itu di Kecamatan Linge, akses roda dua mulai terbuka di seluruh kampung terdampak, akses roda empat masih terhambat di Kemukiman Wih Dusun Jamat, meliputi Linge, Kute Reje, Delung Sekinel, Jamat, Reje Payung.

Secara kumulatif, Pemkab Aceh Tengah merilis, jumlah warga yang masih terisolir menurun menjadi 6.562 jiwa yang tersebar di 15 kampung.

Terkait logistik, pemerintah terus berupaya menjangkau wilayah yang belum bisa dilalui jalur darat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mengerahkan tiga unit helikopter guna mendistribusikan bantuan logistik dengan total kapasitas angkut mencapai 2.800 kilogram, Senin (19/1/2026).

Kepala Dinas Kominfo Aceh Tengah yang juga Juru Bicara Pemerintah Daerah, Mustafa Kamal, menyampaikan perkembangan kondisi di Aceh Tengah.

"Berkat kerja keras tim gabungan di lapangan, titik-titik isolasi mulai terbuka. Fokus utama kita hari ini adalah memastikan kebutuhan dasar warga di wilayah yang belum bisa dijangkau kendaraan roda empat tetap terpenuhi melalui jembatan udara (helikopter),” sebut Mustafa dalam keterangan persnya yang diterima Kompas.com, Senin (19/1/2026).

Meskipun penurunan jumlah pengungsi terus berkurang pascabencana banjir dan longsor, pihaknya mengingatkan warga agar tetap waspada.

"Kami mencatat penurunan jumlah warga terisolir ke angka 6.562 jiwa. Ini adalah progres positif, namun tetap waspada," ujarnya.  

"Kami memohon doa dan kesabaran masyarakat agar seluruh akses dan fasilitas umum dapat kembali normal 100 persen dalam waktu dekat,” ucapnya.(*)

Baca juga: Bupati Haili Yoga Serahkan Lampu Tenaga Surya untuk Desa Masih Padam Listrik di Aceh Tengah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.