TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pelatih Kepala Persijap Jepara, Divaldo Da Silva Teixeira Alves menegaskan, pertandingan pembuka putaran kedua BRI Super League 2025/2026 melawan PSM Makasar merupakan partai penentu langkah Persijap Jepara untuk bisa bertahan di Liga 1.
Pada pertemuan pertama, Persijap Jepara berhasil menahan imbang PSM Makasar dengan skor 1-1 pada pertandingan yang digelar 8 Agustus 2025.
Baca juga: Besok Sabtu Pukul 19.00, Persijap Jepara Turunkan 5 Amunisi Baru, Siap Hajar PSM Makassar?
Laskar Kalinyamat tidak mau berbagi poin kembali, apalagi kehilangan poin di kandang sendiri.
Divaldo menargetkan poin penuh kala menjamu PSM Makasar dalam pertandingan pembuka putaran kedua BRI Super League 2025/2026, Sabtu (24/1/2026) pukul 19.00 WIB di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara.
"Start putaran kedua dengan amunisi baru. Kita harus bisa keluar dari posisi yang ada. Pemain yang kita bawa, kita punya harapan tinggi supaya bantu kita naik dari peringkat (papan bawah,red)," terangnya, Jumat (23/1/2026).
Sebagai pelatih, Divaldo mendorong anak asuhnya bermain efektif dan efisien ketika meladeni pemain PSM Makasar.
Permainan dengan daya juang tinggi harus ditunjukkan Persijap Jepara demi mendapatkan poin penuh.
Divaldo opimistis anak asuhnya mampu memetik poin penuh dari PSM Makasar, sebagai bekal keluar dari zona degadrasi.
"Masih ada beberapa pertandingan (di puataran kedua, red). Harapan kami pertandingan besok (lawan PSM), bisa sukses dengan amunisi pemain baru. Tim kita tidak terdegradasi. Fight dan fight sampai maksimal untuk putaran kedua. Fight sampai maksimal untuk dapat 3 poin," ujarnya.
Di tubuh Persijap Jepara kini sudah ada beberapa pemain anyar, didatangkan dari luar negeri dan dalam negeri.
Kata Divaldo, adaptasi pemain baru berjalan cukup baik. Meskipun ada pemain asing yang masih terganggu jetlag lantaran baru datang di Kota Ukir.
Namun, kondisi pemain secara umum baik dan siap tampil melawan PSM Makasar.
"Mereka sudah profesional pengalaman bermain di liga Asia. Sistem baru, dengan pemain baru dan mereka punya pengalaman bagaimana bermain dengan cerdas dan pasti mampu adaptasi dengan sistem apapun," tutur dia.
Baca juga: Hasil Persijap Jepara vs Dewa United, Laskar Kalinyamat Jadi Juru Kunci di Paruh Musim
Sebagai pelatih, Disalvo sudah menerapkan sistem adaptasi latihan yang simpel untuk memudahkan pemain baru beradaptasi dengan tim lebih cepat.
Anak asuhnya bakal tampil menyerang agar bisa keluar sebagai pemenang.
"Waktu pendek, jangan sampai pemain bingung, kasih cara berlatih simpel dan gampang, pemain bisa adaptasi untuk ambil poin bagi persijap," tegasnya. (Sam)