TRIBUNTRENDS.COM - Kabar kematian mendadak selebgram Lula Lahfah menguak sosokya sebagai selebgram yang banyak menjajal berbabagai bidang di dunia hiburan.
Berawal dari media sosial yang diikuti banyak orang, Lula Lahfah kemudian merambah ke berbagai jalur.
Berikut ini ulasan siapa sosok Lula Lahfah selama berkarir di dunia hiburan.
Baca juga: Sosok Lula Lahfah, Ditemukan Meninggal di Apartemen, Pacar Reza Arap Terkenal Multitalenta
Lula Lahfah merupakan perempuan kelahiran Jakarta, 17 Juli 1999, yang dikenal luas sebagai figur multitalenta di industri hiburan.
Ia menapaki karier sebagai kreator konten, penyanyi, hingga aktris. Lula adalah anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Feroz Marikar dan Tatu Yulyanah.
Ia memiliki seorang kakak perempuan bernama Farah Dibba Shavira serta adik laki-laki bernama Shaquille Sultan Pahlevi.
Lula Lahfah diketahui menempuh pendidikan di Mahatma Gandhi School sebelum melanjutkan studi ke Universitas Pelita Harapan dengan mengambil jurusan Desain Komunikasi Visual.
Meski demikian, perjalanan akademiknya tidak sampai tuntas. Lula memilih untuk menghentikan pendidikan di bangku kuliah demi memusatkan perhatian pada pengembangan kariernya di dunia hiburan Indonesia.
Langkah awal karier Lula Lahfah di industri hiburan diawali melalui jalur musik sebagai penyanyi solo. Ia resmi memulai kiprahnya dengan merilis single debut berjudul Pergi pada tahun 2013.
Perjalanan Lula di dunia hiburan dimulai sejak remaja. Pada 2013, ia merilis single debut berjudul “Pergi”.
Karier musiknya berlanjut dua tahun kemudian melalui lagu dangdut “Pusing Pala Barbie” (2015).
Kemampuannya di bidang tarik suara terus berkembang lewat sejumlah kolaborasi, di antaranya bersama Roy Ricardo dan Gaga Muhammad dalam lagu “Panjat Sosial” (2016).
Ia juga dipercaya mengisi lagu tema serial web Mimpiku Jadi Nyata pada 2019.
Dalam dunia seni peran, Lula Lahfah tercatat pernah ambil bagian dalam beragam produksi, mulai dari sinetron, FTV, film layar lebar, hingga serial web.
Lula juga membintangi sinetron High School Love Story dan FTV Kepepet Cinta di Atas Ojek.
Pada tahun 2017, Lula menjadi kameo dalam film The Underdogs dan menjadi pemeran utama film Total Chaos.
Keterlibatannya mencakup berbagai genre, seperti sinetron bertema remaja, film komedi, sampai film pendek independen.
Kehadirannya di banyak platform tersebut semakin menegaskan posisinya sebagai sosok publik yang memiliki banyak kemampuan.
Lula juga disebut mulai menjalin kedekatan dengan Reza Arap sejak pertengahan 2025.
Hubungan antara kreator konten Reza Arap Oktovian dan Lula Lahfah sempat menjadi sorotan publik karena dinilai semakin serius.
Dalam sebuah unggahan di akun Instagram AAA Clan, terlihat momen ketika Arap memberikan kejutan berupa cincin kepada Lula.
Video tersebut menampilkan keduanya tengah menikmati makan bersama di sebuah restoran.
Di tengah suasana itu, Arap mengeluarkan sebuah kotak kecil berwarna hitam dan meletakkannya di atas meja, yang awalnya tidak disadari oleh Lula.
Aktris film Harusnya Horor itu kemudian tampak terkejut saat mengetahui hadiah yang diberikan berupa cincin.
Arap lantas menyematkan cincin tersebut di jari Lula Lahfah, sebelum keduanya saling berpelukan.
Hingga kini, belum ada kepastian apakah pemberian cincin tersebut merupakan bentuk lamaran resmi.
Namun, Reza Arap menegaskan bahwa kedekatannya dengan Lula Lahfah bukan semata-mata demi kepentingan film.
Mantan suami Wendy Walters itu mengaku selalu bersikap serius ketika mendekati seseorang.
Jenazah Lula pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan apartemen sekitar pukul 18.44 WIB.
Sementara itu, berdasarkan keterangan dalam surat kematian, Lula dinyatakan wafat pada pukul 19.20 WIB.
Surat keterangan kematian selebgram Lula Lahfah tercatat diterbitkan oleh sebuah klinik yang berlokasi di Depok, Jawa Barat.
Baca juga: Teka-teki Penyebab Lula Lahfah Meninggal, Benarkah Karena Overdosis? Dokumen Medis Tersebar
Meski demikian, peristiwa meninggalnya Lula justru terjadi di unit apartemennya di kawasan Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat malam (23/1/2026).
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, menjelaskan bahwa tenaga medis dari klinik tersebut sempat mendatangi lokasi untuk memeriksa kondisi Lula.
“Dokter yang datang ya,” ujar Putu saat dimintai konfirmasi pada Jumat malam, sebagaimana dikutip dari Kompas.com.
Terkait beredarnya informasi mengenai kondisi jasad Lula yang disebut mengalami perubahan warna di area mulut serta adanya lebam, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, turut memberikan penjelasan.
“Lebam itu kan bisa saja dari lebam mayat. Untuk memastikan akibat kematian harus lakukan otopsi,” kata Budi saat dihubungi secara terpisah pada Jumat malam.
Hingga kini, aparat dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan masih melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengungkap lebih lanjut kronologi peristiwa tersebut.
***
(TribunTrends.com/MNL)