Warga Susun Bambu Demi Evakuasi Jenazah Dadang Korban Longsor Besar Cisarua
January 24, 2026 03:35 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Warga menyusun bambu demi bisa membuat jalur untuk mengevakuasi jenazah korban longsor.

Peristiwa longsor itu terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (24/1/2026).

Satu jenazah longsor yang berhasil ditemukan itu berjenis kelamin laki-laki.

Jenazah itu ditemukan di sebuah aliran sungai yang berada di lokasi terdampak longsor.

Baca juga: Daftar 6 Korban Tragedi Longsor Kaki Gunung Burangrang, SAR Masih Mengevakuasi

Jenazah itu ditemukan sekitar pukul 11.45 WIB. 

Proses evakuasi berlangsung lambat, lantaran akses menuju titik penemuan masih sulit dijangkau.

Kondisi tanah yang masih gembur, berlumpur, serta material bangunan masih berserakan.

Warga pun bahu membahu membuat untuk jalur darurat agar jenazah dapat dievakuasi dengan aman.

Mereka melemparkan dan menaruh bambu-bambu untuk sementara digunakan untuk pijakan.

Evakuasi berjalan hampir 30 menit.

Petugas langsung memasukan jenazah ke kantong jenazah untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit terdekat.

Jeritan hingga tangisan pun terdengar saat jenazah itu evaluasi.

Salah satu warga Eneng Rohaeni (38) menceritakan bahwa dirinya mengenal betul jenazah laki-laki yang berhasil ditemukan.

Laki-laki itu bernama Dadang dengan usia kisaran 55 tahun.

Saat diangkat dan dimasukkan ke mobil ambulans, dirinya tidak menyangka tetangganya itu saat ini sudah berpulang ke rahmatullah.

Padahal pada siang harinya sebelum kejadian dirinya bertemu.

"Iya saya tahu, itu pak Dadang. Satu kampung sama saya. Kalau engga salah dia ada di rumah sama keluarganya. Dia buruh serabutan, kenal dekat saya," ujarnya kepada Tribun Jabar pad Sabtu (24/1/2026).

Di ketahui sebelumnya, kejadian longsor di Desa Pasirlangu, terjadi pada pukul 03.00 WIB.

Di mana pada kala itu warga sedang tertidur pulas saat tanah bergerak turun dan menghantam pemukiman warga.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tanah, batu, dan pepohonan menutup area permukiman.

Sejumlah warga terlihat melakukan upaya pencarian terhadap kemungkinan korban yang masih tertimbu.

Hingga saat ini, kondisi di lokasi tanah longsor masih diguyur hujan gerimis disertai angin kencang, sehingga menyulitkan proses evakuasi dan pencarian oleh pihak terkait termasuk aparat gabungan.

Daftar korban

Daftar 6 korban tewas akibat longsor di Kampung Pasir Kuning, RW 10 dan 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (24/1/2026) dini hari.

Korban tewas itu tertimbun material longsir di kaki bukit.

Kini tim SAR masih terus berupaya mencari korban lainnya.

Total ada 111 warga yang dilaporkan menjadi korban.

Baca juga: Tebing Makam Sesepuh Desa Longsor, Satu Rumah di Jatirejo Mojokerto Rusak Parah Tertimpa Material

Keenam orang tewas itu adalah: 

Sunarya

Jajang

Nining

Enur

Aah

Rahmat
 
"Jadi datanya ini masih bergerak, terbaru 6 orang meninggal dunia," kata Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis.

Data sementara, ada 111 warga yang dilaporkan menjadi korban longsor dengan 21 di antaranya dilaporkan dalam keadaan selamat. 

Dalam peristiwa longsor, setidaknya ada 30 rumah yang tertimbun tanah.

"Selain 6 orang tadi, 21 selamat, dan 84 masih dalam pencarian," ungkapnya.

Mereka yang selamat ditangani di dua tempat, baik di Puskesmas Pasirlangu maupun kantor Desa Pasirlangu.

Warga radius 100 meter dari lokasi longsor saat ini telah mengungsi, sebagian besar mengungsi kantor Desa Pasirlangu yang dijadikan posko utama.

"Jumlah data masih bisa berubah, kita terus monitor dari posko kantor desa. Sebagian warga yang rumahnya radius 100 meter masih mengungsi, cuma kita akan pulangkan sebagian karena fokus pengungsian buat mereka yang rumahnya terdampak," kata Nur Awaludin. 

Profil

Longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari.

Longsor tepatnya terjadi di Kampung Babakan RT 05/11, dan Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu.

Dalam data terbaru, tercatat ada enam orang dilaporkan meninggal dunia dan 84 lainnya masih dalam pencarian.

Berikut adalah profil dari Desa Pasirlangu:

Pasirlangu merupakan salah satu dari delapan desa yang berada di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Desa ini berada tidak jauh dari kaki Gunung Burangrang dan berjarak sekitar 23 kilometer dari pusat Kota Bandung dengan waktu tempuh satu jam.

Desa Pasirlangu memiliki luas sekitar 1.020 hektar dengan batas wilayah Gunung Burangrang di utara, Desa Cipada di barat, Desa Cimanggu (Kecamatan Ngamprah) di selatan, dan Desa Tugumukti di timur.

Berdasarkan data terbaru situs resmi Open Data Bandung Barat, terdapat total 10.926 penduduk pada 2022.

Dalam penelitian lainnya menyebutkan, masyarakat setempat bahkan memiliki koperasi tersendiri untuk menggerakan usaha paprika tersebut bernama Koperasi Mitra Sukamaju.

Selain itu, terdapat pula komoditas pertanian lain di Desa Pasirlangu seperti sayur mayur hingga waluh.

Update Peristiwa Longsor

Longsor yang disertai banjir tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan itu.

Kantor SAR Bandung telah menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian korban hilang.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun, enam orang dilaporkan meninggal dunia, sekitar 30 rumah tertimbun, dan puluhan warga terdampak masih dalam proses pendataan serta pencarian.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan saat ini pemerintah provinsi bersama seluruh unsur terkait tengah berada di lapangan dan melakukan koordinasi lintas instansi.

“Sekarang kami sedang koordinasi dengan teman-teman lintas sektor. Yang jelas, kami fokus pada evakuasi korban,” kata Herman saat dihubungi Tribun Jabar.id, dari Sumedang. 

Ia menegaskan, operasi pencarian melibatkan BPBD, Basarnas, TNI, dan Polri, yang bekerja secara terpadu untuk mempercepat proses evakuasi di tengah kondisi medan yang berat.

“Kami lagi cek dan ricek data di lapangan. Yang jelas, bersama BPBD, Basarnas, TNI, dan Polri, kami fokus melakukan evakuasi. Ada sekitar 10 orang yang diperkirakan tertimbun dan sedang dalam proses pencarian,” ujarnya.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk menjauhi lokasi bencana dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.