TRIBUNHEALTH.COM - Kekurangan vitamin B12 dapat menunjukkan beberapa gejala.
Misalnya badan lebih terasa cepat lelah, kulit tampak pucat, dan sebagainya.
Ini karena B12 termasuk vitamin yang punya peran penting dalam tubuh.
Lantas apa saja gejala lengkapnya.
Melansir kanal kesehatan NDTV, berikut ini uraiannya.
Merasa kelelahan meskipun sudah cukup tidur, atau rasa lesu terus-menerus bisa mengindikasikan vitamin B12 yang rendah.
Menurut Food and Nutrition Bulletin, kekurangan vitamin B12 menyebabkan anemia megaloblastik, yang mengurangi pengiriman oksigen ke jaringan, menyebabkan kelelahan, kelemahan, dan lesu.
Tes darah yang dilakukan oleh tenaga medis profesional dapat mendiagnosis kekurangan vitamin B12.
Baca juga: 5 Rekomendasi Pelembap Wajah yang Aman Digunakan Ibu Hamil
Sensasi mati rasa dan kesemutan yang terus-menerus di tangan dan kaki, atau neuropati seperti yang dikenal dalam istilah medis, bisa menjadi tanda kekurangan vitamin B12.
Menurut Journal of Neurology, Neurosurgery and Psychiatry, gejala neurologis ini adalah penanda pertama kekurangan vitamin B12 .
Munculnya perubahan suasana hati yang tiba-tiba dan mudah tersinggung mungkin merupakan tanda gangguan metilasi di otak.
Hal ini dapat terjadi ketika kadar vitamin B12 rendah.
Dua gejala utama ini dapat terjadi pada orang yang memiliki kadar vitamin B12 yang sangat rendah.
Penyebab utamanya adalah anemia megaloblastik dan gangguan transportasi oksigen, yang tidak memberikan oksigen yang cukup ke sistem pernapasan.
Dengan demikian, oksigen tertunda sampai ke otak, yang menyebabkan pusing.
Baca juga: Benarkah Rhinoplasty Bisa Memperbaiki Gangguan Pernapasan? Ini Penjelasan Dokter Bedah Plastik
Penurunan kualitas penglihatan seperti penglihatan kabur, penurunan kejernihan visual, dan bahkan neuropati optik, dapat dipengaruhi kekurangan vitamin B12.
Ini karena kerusakan pada saraf optik dan perubahan pembuluh darah dapat terjadi ketika tubuh kekurangan vitamin B12.
Kulit yang tampak pucat atau memiliki rona kekuningan, dapat dipicu kadar vitamin B12.
Hal ini terjadi karena anemia, yang membuat pembentukan sel darah merah tidak efektif dalam fungsi pengiriman oksigennya (menyebabkan pucat) dan meningkatkan kadar bilirubin (menyebabkan penyakit kuning).
Disclaimer
Gejala yang sama bisa disebabkan berbagai masalah kesehatan selain kekurangan vitamin B12.
Konsultasi dengan dokter dan tenaga kesehatan yang relevan sangat dianjurkan.