Akses Wisata Diperbaiki, Danau Kaco Gunung Raya Ditutup hingga Waktu Belum Ditentukan
January 25, 2026 12:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Objek wisata alam Danau Kaco yang berada di Desa Manjunto Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, ditutup sementara mulai Minggu (25/1/2026).

Danau Kaco adalah sebuah permata tersembunyi di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat secara administratif terletak di Desa Manjunt0 Lempur . Untuk mencapai lokasi ini, pengunjung harus menempuh jarak sekitar 40 hingga 45 kilometer dari pusat Kota Sungai Penuh (pusat aktivitas Kabupaten Kerinci) menuju gerbang Desa Lempur menggunakan kendaraan, lalu dilanjutkan dengan trekking berjalan kaki menyusuri hutan hujan tropis yang lebat selama kurang lebih 3 hingga 4 jam.

Penutupan dilakukan oleh pemerintah desa bersama Karang Taruna, karena diperlukan pemulihan lingkungan dan perbaikan akses, dengan tujuan menjaga kelestarian kawasan serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengunjung.

Keputusan penutupan tersebut diambil berdasarkan hasil rapat Karang Taruna Desa Manjunto Lempur bersama unsur pemerintah desa dan lembaga terkait. Penutupan ini bersifat sementara dan akan berlangsung hingga waktu yang belum ditentukan.

Dalam pengumuman resmi yang ditandatangani unsur pemerintah desa dan pengelola kawasan wisata, disebutkan bahwa penutupan dilakukan untuk mendukung sejumlah kegiatan penting. Di antaranya pembersihan jalur menuju lokasi wisata, perbaikan kondisi dan akses jalan, serta pemulihan dan konservasi ekosistem alam di kawasan Danau Kaco.

Selama masa penutupan, seluruh aktivitas wisata di kawasan Danau Kaco dilarang. Pengunjung, baik wisatawan lokal maupun mancanegara, tidak diperkenankan memasuki kawasan demi kelancaran proses perbaikan dan pemulihan lingkungan.

Pihak pengelola menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat wajib. Wisatawan yang tetap nekat berkunjung selama masa penutupan akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketua Karang Taruna Desa Manjunto Lempur, Ahmad Yani Zakaria, membenarkan penutupan sementara tersebut. Ia mengatakan langkah ini diambil sebagai upaya menjaga keberlanjutan objek wisata yang selama ini menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Kerinci.

“Benar, penutupan mulai dilakukan pada Minggu, 25 Januari. Saat ini kita fokus pada pemulihan kawasan terlebih dahulu,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurut Ahmad Yani, penutupan akan berlangsung hingga proses pemulihan dan perbaikan dinilai cukup dan aman untuk kembali dibuka bagi wisatawan. Kepastian waktu pembukaan kembali akan diumumkan secara resmi kepada masyarakat dan calon pengunjung.

“Nanti kalau sudah dibuka kembali, akan kami informasikan lagi,” pungkasnya.

Pemerintah desa dan Karang Taruna berharap masyarakat serta wisatawan dapat memahami kebijakan ini dan mendukung upaya pelestarian alam. Penutupan sementara ini diharapkan memberi manfaat jangka panjang, baik bagi kelestarian lingkungan maupun peningkatan kualitas dan daya tarik wisata Danau Kaco ke depan.

Baca juga: Buka Raker Kepala Sekolah, Al Haris Tekankan Tanggung Jawab Moral Pemimpin Sekolah

Baca juga: Hadiri Kenduri Sko Siulak Mukai, Gubernur Al Haris Apresiasi Konsistensi Pelestarian Budaya


 
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.