Penyebab Menteri Asal Semarang Pingsan saat Upacara Diduga Kelelahan Perjalanan Dinas ke Eropa
January 25, 2026 06:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Terkuak penyebab Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono mendadak pingsan di Auditorium Madidihang Akademi Usaha Perikanan (AUP), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (25/1/2026).

Peristiwa itu terjadi saat Menteri asal Semarang Jawa Tengah itu sedang memimpin upacara penghormatan dan pelepasan 3 jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.

Berdasarkan keterangan, kemungkinan menteri tersebut kecapekan karena baru pulang dari perjalanan dinas.

Baca juga: Sosok Sakti Wahyu Trenggono Anak Buah Prabowo Terpilih Aklamasi Jadi Ketua DPW PAN Jateng

Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Humas dan Komunikasi Media, Doni Ismanto mengatakan saat ini kondisi Sakti sudah membaik.

"(Sudah) aman bapaknya, sudah baikan, kecapean. Beliau baru sampe dari perjalanan dinas itu," ucap Doni saat dihubungi, Minggu.

Dia mengatakan Menteri KP Sakti baru saja tiba di Indonesia setelah mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam dinas ke London, Inggris hingga Davos, Swiss.

"Terus selama di Eropa memantau terus perkembangan (korban kecelakaan pesawat) di Jakarta. Begitu tahu sudah diumumkan korban, beliau ingin mendampingi keluarga dan berpartispasi dalam proses upacara," ucapnya.

Saat ini, kata Doni, kondisi Sakti sudah dalam keadaan sadar dan stabil di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo meski sempat terjatuh saat itu.

"Perlu kami sampaikan bahwa kondisi Menteri saat ini dalam keadaan sadar, stabil, dan baik-baik saja. Kelelahan yang dirasakan bersifat sementara dan telah ditangani dengan baik," ungkapnya.

"Menteri memahami bahwa kehadiran, doa, dan perhatian di saat duka memiliki makna yang sangat penting. Oleh karena itu, beliau tetap berupaya hadir sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas, seraya tetap menjaga dan memulihkan kondisi kesehatan sesuai anjuran," ucapnya.

Bahkan, kata Doni, Sakti dimungkinkan sudah kembali berkantor pada Senin (26/1/2026) dengan masih melihat perkembangan kesehatannya.

"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian, doa, dan pengertian dari masyarakat," tuturnya.

Kronologi

Sebelumnya, peristiwa terjatuhnya Menteri KP, Sakti Wahyu Trenggono terjadi di Auditorium Madidihang Akademi Usaha Perikanan (AUP) Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Minggu (25/1/2026)

Saat itu, ia tengah berdiri di depan podium dalam rangka memimpin upacara penghormatan dan pelepasan tiga korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.

Adapun ketiga korban tewas yakni pilot pesawat, Kapten Andy Dahananto, dan dua pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bernama Ferry Irawan dan Yoga Naufal.

Awalnya Sakti yang mengenakan jas dan celana serta peci berwarna hitam datang dengan didampingi sejumlah orang menuju podium yang berada di depan tiga peti jenazah yang dibalut bendera merah putih.

Prosesi upacara penghormatan dan pelepasan jenazah bermula berjalan hikmat dengan dibalut suasana duka.

Perwakilan pihak keluarga memberikan keterangan untuk mengucap terima kasih atas jenazah kerabatnya yang berhasil ditemukan.

Saat keterangan penyerahan jenazah dari keluarga ke negara untuk dimakamkan secara kedinasan, sejumlah orang di Auditorium tersebut berteriak karena kaget.

Baca juga: BREAKING NEWS! Sakti Wahyu Trenggono Jabat Ketua DPW PAN Jateng

Rupanya, Sakti yang berdiri di bagian paling depan tiba-tiba terjatuh. Ia tak sadarkan diri dan langsung digendong sejumlah petugas.

Setelahnya, suara ambulans pun terdengar menjauh di luar Auditorium.

Upacara pun tetap berlanjut dengan dipimpin Wakil Menteri KKP, Laksamana TNI (purn) Didit Herdiawan Ashaf yang menggantikan. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.