TNI Gadungan di Mamuju Beli Seragam Via Online Shop Demi Tipu Wanita Modus Kerja Sama Bisnis
January 26, 2026 10:45 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Seorang pria inisial APB ditangkap polisi karena ulahnya menyamar menjadi anggota TNI gadungan di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

APB mengaku anggota TNI dan berhasil memperbadaya enam wanita sekaligus.

Pelaku mengajak korban kerja sama bisnis dengan wanita dia tipu hingga akhirnya merugikan korban senilai Rp7 juta.

Baca juga: Angin Puting Beliung Tumbangkan Pohon Besar di Bambalamotu Pasangkayu

Baca juga: BREAKING NEWS : TNI Gadungan di Mamuju Ditangkap, Tipu 6 Wanita hingga Jutaan Rupiah

Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman Basir mengatakan, kejadian ini terungkap setelah warga mencurigai status pria tersebut.

Sehingga dilakukan penelusuran dan terbukti bahwa pria tersebut adalah tentara gadungan.

pihak kepolisian berkoordinasi dengan pihak TNI dan dipastikan  APB sama sekali tidak terdaftar sebagai prajurit TNI.

"Setelah dilakukan penyelidikan, dipastikan bahwa terduga pelaku tersebut bukan anggota TNI atau gadungan," tegas Herman kepada Tribun-Sulbar.com, Senin (26/1/2026).

Pelaku kemudian ditangkap oleh Tim Resmob Polresta Mamuju di rumah mertuanya di Kecamatan Sampaga,Mamuju.

TNI GADUNGAN-  Tim Resmob Polresta Mamuju meringkus seorang pemuda berinisial APB yang nekat mengaku sebagai anggota TNI gadungan.
TNI GADUNGAN- Tim Resmob Polresta Mamuju meringkus seorang pemuda berinisial APB yang nekat mengaku sebagai anggota TNI gadungan. (Istemewa)

TNI Gadungan itu hendak melarikan diri melompat pagar rumah, tetapi tak berhasil lolos.

Pelaku kemudian ditangkap tanpa perlawanan, tangan APB diborgol dengan mengenakan kaos putih celana pendek.

Polisi menggiring pelaku ke dalam kamarnya dengan memeriksa barang bukti. Di dalam kamar tersebut polisi memeriksa kamar dan ditemukan seragam TNI yang digunakan pelaku menjalankan aksinya.

Dari video dilihat  Tribun-Sulbar.com, pelaku itu mengaku bahwa seragam TNI itu dibeli dari toko online shop (tiktok).

"Beli di tiktok Pak," saut pelaku saat ditanya polisi.

Salah satu korban terakhir bahkan telah resmi melapor ke Polresta Mamuju setelah mengalami kerugian materiil.

"Ada enam orang perempuan yang diperdaya. Korban terakhir melaporkan kerugian sebesar Rp 7 juta setelah diajak bekerja sama untuk membuka usaha oleh pelaku," tambahnya.

Dari tangan pelaku polisi menyita satu unit handphone dan seragam TNI.

Saat ini, APB telah berada di Mapolresta Mamuju untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap kemungkinan adanya korban lain serta motif di balik penyamarannya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.