Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Makam Abdullah Bin Abdul Djaelani Alkusaini telah ditetapkan sebagai cagar budaya Kabupaten Banggai.
Letaknya di Kelurahan Mendono, Kecamatan Kintom, Banggai, Sulawesi Tengah.
Jaraknya 30 kilometer dari Luwuk, ibukota Kabupaten Banggai. Ditempuh selama 45 menit.
Disebutkan, Abdullah Bin Abdul Djaelani Alkusaini adalah penyiar Islam abad 15, tepatnya tahun 1450.
Pantauan TribunPalu.com, Minggu (25/1/2026), makam ini dikelilingi tembok dengan panjang sekitar sepuluh meter dan lebar lima meter.
Baca juga: Bongkar Aliran Uang, Noel Sebut Ada Parpol Inisial K dan Ormas Terima Hasil Korupsi K3
Kendaraan roda dua bisa mengakses langsung sampai di tangga menuju pemakaman.
Sekeliling makam Abdullah Bin Abdul Djaelani Alkusaini terdapat pohon-pohon menjulang tinggi.
Makam ini berada dalam benteng pertahanan masyarakat Kelurahan Mendono melawan pasukan Tobelo dari Maluku kala itu.
Letaknya di ketinggian dan sekitar 2 kilometer dari bibir pantai.
Kisah dari warga Mendono, konon jasad Abdullah Bin Abdul Djaelani Alkusaini menghilang.
Kini tersisa kain pengalas jasad yang masuh tersimpan sampai saat ini. (*)