BANGKAPOS.COM -- AKBP Fahrian Saleh Siregar, Kapolres Bengkalis, ngamuk setelah menemukan tiga anggotanya pesta narkoba bareng cewek di hotel.
Penggerebekan tersebut dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Bengkalis pada Sabtu (17/1/2026), setelah adanya laporan dari masyarakat.
Polisi mengamankan tujuh orang di salah satu kamar hotel yang diduga tengah melakukan pesta narkoba.
Tujuh orang yang diamankan terdiri dari tiga oknum anggota Polri dan empat warga sipil.
Tiga anggota Polres Bengkalis yang diduga terlibat masing-masing berinisial Briptu MA, Brigpol PP, dan Bripda MS.
Sementara empat warga sipil yang turut diamankan yakni dua perempuan berinisial C dan Y, serta dua laki-laki berinisial R dan Z.
Baca juga: Kronologi Aiptu Hendra dan Aipda Jerry Sonconery, Dua Polisi Tewas Tergencet Mobil Dinas TNI
Terkait hal tersebut, AKBP Fahrian Siregar dengan tegas mengatakan tidak ada toleransi untuk anggotanya.
"Tidak ada toleransi. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan bersama para terduga pelaku lainnya."
"Setelah pemeriksaan selesai, besok akan kami sampaikan secara detail,” ujar AKBP Fahrian Saleh Siregar.
AKBP Fahrian Siregar adalah Kapolres Bengkalis, Riau.
Ia menjabat sebagai Kapolres Bengkalis, Polda Riau, terhitung sejak mutasi akhir Desember 2025 dan mulai aktif bertugas pada Januari 2026.
AKBP Fahrian merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2005.
Ia bergelar Sarjana Ilmu Kepolisian (S.I.K.) dan Magister Sains (M.Si.).
AKBP Fahrian juga telah mengikuti pendidikan Sespimmen Polri Angkatan ke-61 sebagai bekal kepemimpinan strategis.
Kehidupan pribadi, AKBP Fahrian dikaruniai empat orang anak, terdiri dari tiga putri dan satu putra.
Perwira menengah Polri ini dikenal sebagai sosok tegas, berpengalaman, dan konsisten dalam penegakan hukum, baik terhadap pelaku kejahatan maupun internal kepolisian.
AKBP Fahrian memiliki rekam jejak yang terbilang moncer di kepolisian.
Baca juga: Fakta Whip Pink Dikaitkan dengan Kematian Lula Lahfah, Mengandung Nitrous Oxide, Ini Kata Dokter
Ia pernah menjabat Kasatlantas Polres Sidoarjo, Jawa Timur, sebelum dipercaya mengemban tugas strategis sebagai Kasubdit Paminal Bidang Propam, yang fokus pada pengawasan dan penegakan disiplin internal Polri.
Pada Juli 2024, ia dilantik sebagai Kapolres Indragiri Hulu (Inhu).
Selama memimpin di Inhu, kinerjanya menonjol, terutama dalam pemberantasan narkoba, penindakan kejahatan lingkungan, serta pembenahan pelayanan publik.
Baca juga: Nasib Reza Arap usai Lula Lahfah Meninggal Dunia, Diperiksa Polisi Terkait Kematian Kekasih
Rekam jejak inilah yang mengantarkannya dipercaya menjabat Kapolres Bengkalis.
Saat memimpin Polres Inhu, AKBP Fahrian dikenal intens memerangi narkotika, mulai dari pengguna hingga jaringan pengedar dan bandar.
Ratusan kasus berhasil diungkap dengan ratusan tersangka diamankan.
Komitmen itu berlanjut di Bengkalis.
Awal 2026, Polres Bengkalis di bawah kepemimpinannya mengungkap 10 paket sabu seberat sekitar 19 gram di Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau.
Selain narkoba, Fahrian juga aktif menindak kejahatan lingkungan, seperti illegal logging dan perusakan kawasan hutan, serta berperan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui koordinasi lintas sektor.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar ngamuk menemukan tiga anggotanya pesta narkoba bareng dua wanita di sebuah hotel.
"Tidak ada toleransi. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan bersama para terduga pelaku lainnya. Setelah pemeriksaan selesai, besok akan kami sampaikan secara detail,” ujar AKBP Fahrian Saleh Siregar.
Baca juga: Sosok Brigjen Pol Purn Siswandi, Tantang Roy Suryo Sumpah Pocong Terkait Ijazah Jokowi: Berani Ga
Dalam penggerebekan tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana narkotika.
Namun, pihak kepolisian belum merinci jenis dan jumlah barang bukti yang disita.
AKBP Fahrian Saleh Siregar mengungkapkan bahwa penangkapan ini setelah beredar isu di tengah-tengah masyarakat.
Baca juga: Kisah Ratih Puspita Rawat Ressa Rizky Rossano di Usia 10 Hari, Denada Janji Suplay Susu: Gada Semua
Seorang sumber internal Polres Bengkalis yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya penindakan terhadap tujuh orang di salah satu kamar hotel di Bengkalis.
Hingga kini, Satres Narkoba Polres Bengkalis masih terus melakukan pendalaman kasus guna mengungkap peran masing-masing terduga pelaku serta proses hukum selanjutnya.
Tiga personel Polres Bengkalis diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba setelah diamankan di sebuah hotel di Kabupaten Bengkalis.
Ketiganya diamankan dalam penggerebekan yang dilakukan oleh Satres Narkoba Polres Bengkalis pada Sabtu (17/1/2026).
Selain tiga oknum polisi tersebut, petugas juga mengamankan empat warga sipil yang berada di lokasi.
Empat warga sipil itu masing-masing dua wanita berinisial C dan Y, serta dua laki-laki berinisial R dan Z.
Ketujuh orang tersebut diduga tengah melakukan pesta narkoba di salah satu kamar hotel.
Adapun tiga oknum anggota Polri yang diamankan masing-masing berinisial Briptu MA, Brigpol PP, dan Bripda MS.
Baca juga: Guru Agus yang Dikeroyok Siswa Dimutasi dan Wajib Tes Kejiwaan, Gubernur Jambi: Layak Ga jadi Guru
Seorang sumber internal Polres Bengkalis yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya penindakan tersebut.
Menurutnya, seluruh terduga pelaku langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam penggerebekan itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana narkotika.
Baca juga: Sosok dan Kekayaan Thariq Megah, Kadis PUPR Madiun Kena OTT KPK, Rumahnya Kini Digeledah
Namun hingga kini, pihak kepolisian belum merinci jenis maupun jumlah barang bukti yang diamankan.
Saat ini, Satres Narkoba Polres Bengkalis masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap peran masing-masing terduga pelaku serta menentukan proses hukum selanjutnya.
Kapolres Bengkalis menegaskan, apabila terbukti bersalah, para pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.
(Bangkapos.com/TribunJatim.com/Serambinews.com)