Target Realisits Hector Souto di Piala Asia Futsal 2026: Timnas Indonesia Incar Perempat Final
January 26, 2026 05:25 PM

Target Realisits Hector Souto di Piala Asia Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Incar Perempat Final

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto tak memberikan target tinggi kepada para pemainnya.

Menurutnya target lolos fase grup atau perempatfinal jadi target realistis yang harus dicapai.

Ia tak bisa mematok target tinggi lantaran skuad Garuda dinilainya masih minim pengalaman tampil di turnamen Asia yang dihuni tim-tim kuat.

Baca juga: Futsal Indonesia Naik Kelas, Hector Souto dan Timnas Kompak Masuk Nominasi Penghargaan Terbaik Dunia

“Target saya adalah menang pertandingan demi pertandingan dan kami ingin mencapai perempat final. Jadi kami akan melakukan yang kami bisa untuk tiba di babak itu,” ujar Hector Souto dalam sesi konferensi pers sebelum laga di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Seperti diketahui, Piala Asia Futsal 2026 diikuti sebanyak 16 negara yang terbagi menjadi empat grup.

Skuad Garuda berada di grup A bersama dengan Irak, Kirgistan dan Korea Selatan.

Jelang turnamen, Timnas Futsal Indonesia harus kehilangan dua pemain penting akibat cedera, yakni Evan Soumilena dan Syaifullah.

Meski demikian, Hector menilai kondisi tersebut sebagai bagian dari dinamika olahraga dan membuka peluang bagi pemain lain untuk unjuk kemampuan.

“Di Indonesia kami kehilangan dua pemain, Evan Soumilena dan Syaifullah. Mereka adalah pemain yang sangat penting. Tapi ini adalah olahraga dan kami harus memberi kesempatan juga untuk semua pemain. Jadi beginilah situasi kami sekarang dan kami siap menghadapi turnamen,” jelasnya.

Terkait keberhasilan Indonesia meraih kesuksesan di SEA Games, Hector menegaskan bahwa fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada Piala Asia yang memiliki level dan karakter permainan berbeda.

“Psikologis di olahraga sangat simpel, kami harus fokus pada pertandingan sekarang. Kalau kami masih memikirkan SEA Games, itu akan menjadi masalah,” ujar Hector.

Menurut Hector, kompetisi di level Asia menghadirkan tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan kawasan ASEAN, baik dari sisi gaya bermain maupun profil pemain.

“Ini level yang berbeda, ini di Asia. Style timnya berbeda, pemainnya berbeda, profil timnya berbeda. Jadi kami harus berpikir ke depan dan fokus setiap hari untuk turnamen ini,” terangnya.

Lebih lanjut, mengenai ekspektasi publik yang tinggi, Hector menegaskan bahwa hal tersebut tidak menjadi beban bagi para pemain. 

Tim pelatih memilih untuk tidak terpengaruh oleh pandangan dari luar dan hanya berfokus pada persiapan pertandingan.

“Kami tidak bisa mengontrol bagaimana pandangan orang. Pemain kami tidak tertekan. Kami hanya mempersiapkan pertandingan melawan Korea, Kirgistan, dan selanjutnya. Kami fokus pada pertandingan karena tugas kami bukan mengontrol ekspektasi,” pungkasnya.

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.