TRIBUNTRENDS.COM - Penyebab meninggalnya selebgram Lula Lahfah hingga kini masih menjadi fokus pendalaman pihak kepolisian.
Di balik kepergian mendadak sosok yang dikenal aktif dan ceria di media sosial itu, tersimpan rangkaian fakta medis yang perlahan mulai terungkap ke publik.
Aparat kepolisian pun terus menelusuri setiap keterangan untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi sebelum Lula mengembuskan napas terakhirnya.
Baca juga: Teka-teki Penyebab Lula Lahfah Meninggal, Benarkah Karena Overdosis? Dokumen Medis Tersebar
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan dari asisten rumah tangga (ART), Lula Lahfah diketahui sempat menjalani operasi batu ginjal sebelum meninggal dunia.
Menurut penuturan tersebut, tindakan medis itu dilakukan di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan.
Meski demikian, pihak kepolisian belum memastikan secara detail kapan tepatnya operasi tersebut dilakukan.
Saat ini, penyidik masih melakukan pengecekan lanjutan ke pihak rumah sakit guna memastikan waktu dan rangkaian tindakan medis yang dijalani almarhumah.
“Iya, orang kesakitan, erangan itu didengar ART. Karena korban almarhum habis operasi batu ginjal, tanggalnya masih kami cek ke RSPI,” ujar Budi dalam keterangannya pada Senin (26/1/2026).
Selain operasi batu ginjal, Budi Hermanto juga menyebut bahwa Lula Lahfah memiliki riwayat penyakit asam lambung akut.
Kondisi kesehatan tersebut menjadi salah satu faktor yang turut dicatat oleh kepolisian dalam proses pendalaman penyebab meninggalnya sang selebgram.
“Habis operasi batu ginjal, sama asam lambung akut,” tambah Budi, menegaskan bahwa kondisi kesehatan Lula sebelumnya memang membutuhkan perhatian medis.
Baca juga: Detik-Detik Sekuriti Temukan Jasad Lula Lahfah dalam Kondisi Mulut Membiru, Lebam Menghiasi Tubuh
Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa ART sempat mendengar Lula mengerang kesakitan pada dini hari, tepat di hari meninggalnya.
Berdasarkan keterangan tersebut, Lula diketahui pulang ke apartemennya sekitar pukul 22.00 WIB dan langsung masuk ke kamar untuk beristirahat.
Namun, sekitar pukul 02.00 WIB, ART mendengar suara erangan yang mengindikasikan Lula sedang mengalami rasa sakit.
Peristiwa itu menjadi salah satu potongan penting dalam rangkaian waktu terakhir sebelum Lula ditemukan meninggal dunia.
“Pokoknya malam itu Lula pulang sekitar jam 22.00 WIB, masuk kamar. Terus jam 02.00 dini hari, ART mendengar dia seperti kesakitan,” ungkap Budi.
Baca juga: Kontroversi Whip Pink yang Viral Usai Tragedi Lula Lahfah, Bahaya Jika Disalahgunakan? Fakta & Harga
Sebagai informasi, Lula Lahfah meninggal dunia di apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada 23 Januari 2026.
Pihak keluarga menduga penyebab meninggalnya Lula berkaitan dengan riwayat penyakit GERD serta pembengkakan usus yang sebelumnya pernah dialami.
Jenazah Lula Lahfah kemudian dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada 24 Januari 2026, diiringi suasana duka mendalam dari keluarga, sahabat, dan para pelayat yang hadir mengantarkan kepergian almarhumah.
***