TRIBUNKALTENG.COM - AC Milan telah mulai melakukan langkah untuk merekrut seorang bek Kroasia yang saat ini bermain untuk tim junior Bayern Munich.
Bukan rahasia lagi bahwa AC Milan berupaya mendatangkan bek bulan ini, tetapi mereka tidak hanya fokus pada tim utama. Mereka sudah mencoba merekrut Juwensley Onstein, dan setelah upaya itu gagal , mereka mulai mengejar target lain.
Baca juga: AS Roma Tak Jual, Al Nassr Rayu Tinggalkan Serie A dan Ajak Gabung Bersama Cristiano Ronaldo dkk
Jadi, seperti yang dilaporkan Fabrizio Romano , nama baru yang menjadi sorotan adalah Ljubo Puljic, bek berusia 18 tahun yang saat ini bermain untuk FC Bayern II.
Dianggap sebagai talenta masa depan, kemungkinan besar ia akan langsung bergabung dengan proyek Milan Futuro.
Dengan gagalnya transfer Onstein, yang dianggap sebagai salah satu talenta Belanda paling menjanjikan yang tersedia saat ini, jelas bahwa Rossoneri ingin bertindak lebih awal dan berinvestasi pada potensi lebih cepat daripada nanti.
Karena Puljic sudah bermain untuk tim kedua Bayern, masa adaptasi seharusnya lebih singkat, yang tentunya akan menjadi hal baik untuk masa depan.
Namun, kepindahan ini tidak akan mudah, karena 'beberapa klub' juga tertarik pada pemain Kroasia tersebut.
Kabar AC Milan Lainnya
Kabar Liga Spanyol, Barcelona dikalahkan setelah AC Milan membajak kesepakatan untuk mendapatkan bek remaja berbakat.
Barcelona mengalami kemunduran dalam rencana perekrutan mereka setelah gagal mendapatkan bek muda berbakat berusia 18 tahun, El Hadji Malick Cisse.
Bek tengah asal Senegal itu telah masuk dalam radar Barcelona selama beberapa bulan karena klub tersebut terus memperkuat akademi mudanya.
Dengan banyaknya perubahan yang diperkirakan terjadi di level akademi, Barca bersiap menyambut beberapa pemain baru dalam beberapa minggu mendatang.
Termasuk Hamza Abdelkarim, Ajay Tavares dan Juwensley Onstein.
Di tengah pergerakan tersebut, Malick Cisse muncul sebagai pilihan serius bagi klub Catalan itu.
Pemain bertahan tersebut dipandang sebagai pemain dengan fisik yang kuat, kualitas kepemimpinan, dan potensi pengembangan jangka panjang.
Namun, terlepas dari ketertarikan Barcelona, bek tengah muda itu kini telah memilih jalan yang berbeda.
AC Milan memenangkan perlombaan
Klub raksasa Italia itu berencana untuk awalnya menempatkannya di tim cadangan mereka.
Serta memberinya waktu untuk beradaptasi dengan sepak bola Eropa sambil melanjutkan perkembangannya di lingkungan yang kompetitif.
Dengan demikian, El Hadji Malick Cisse bukanlah nama yang asing bagi Barcelona.
Pada November 2024, ia menjalani uji coba dengan klub tersebut sebagai bagian dari perjanjian kerja sama Barca dengan Be Sport Academy, sebuah pusat pelatihan yang berbasis di Dakar.
Tanggapan dari uji coba tersebut dilaporkan positif, tetapi tidak ada langkah final yang diambil.
Sementara itu, AC Milan telah mencatat secara detail tentang bek tersebut setelah penampilannya di Piala Dunia U-17 FIFA, di mana ia menjadi kapten tim Senegal U-17.
Terakhir, Barcelona bukanlah satu-satunya klub yang memantau situasinya.
Karena RB Leipzig, yang dikenal karena mengidentifikasi dan mengembangkan bakat-bakat Afrika, juga telah menyatakan minatnya.
Namun pada akhirnya, AC Milan bergerak paling cepat, membuat Barcelona harus mengatur ulang strategi dan mencari opsi pertahanan alternatif untuk masa depan.
Barcelona dikabarkan telah memilih pemain bernomor '9' untuk menggantikan Robert Lewandowski.
Ya, Barcelona telah memilih pemain yang ingin mereka jadikan pengganti striker veteran Robert Lewandowski.
Kontrak pemain Polandia itu berakhir pada 30 Juni tahun ini dan meskipun perpanjangan kontrak untuk periode berikutnya tidak dapat dikesampingkan.
Nah, secara luas diperkirakan bahwa 'Lewy' akan pindah setelah empat musim yang sangat sukses di Catalonia.
Saat ini, Ferran Torres telah melakukan pekerjaan yang baik sebagai penyerang tengah nomor 9 karena menit bermain Lewandowski berkurang.
Akan tetapi, Barca masih akan mencari nama besar yang tetap menjadi incaran Julian Alvarez.
Pemain Argentina itu menjalani musim 2024/2025 yang luar biasa saat Barca menyapu bersih treble domestik.
Ya, Alvarez berhasil mencetak gol melawan mereka di liga dan semifinal Copa del Rey.
Namanya telah menjadi buah bibir di berbagai media sepanjang musim panas.
Ya, meskipun situasi keuangan Barcelona membuat mereka tidak mampu mempertimbangkan untuk mengajukan tawaran potensial untuk Alvarez yang mahal di Atletico Madrid.
Sebaliknya, tim Catalan mendatangkan Marcus Rashford dengan status pinjaman dari Manchester United.
Dan meskipun pemain internasional Inggris itu lebih sering bermain di sayap kiri di bawah asuhan Flick, ia juga bisa beroperasi sebagai penyerang tengah jika diperlukan.
(Tribunkalteng)