TRIBUNMANADO.CO.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) terus memperkuat hubungan bilateral dengan Negara Bagian Sarawak, Malaysia, khususnya di sektor ketenagakerjaan.
Mewakili Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK), Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut, Tahlis Gallang, menerima kunjungan Menteri Industri Makanan, Komoditi, dan Pembangunan Wilayah Sarawak, Dato Sri Dr. Stephen Rundi, di Kantor Gubernur Sulut, Senin (26/1/2026).
Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama strategis dalam perekrutan, penempatan, serta perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sulawesi Utara agar berjalan secara legal, transparan, dan berkeadilan.
Sekprov Tahlis Gallang menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Sarawak yang membuka peluang kerja bagi tenaga kerja asal Sulut.
Menurutnya, Pemprov Sulut mendorong sistem penempatan pekerja migran yang aman, bermartabat, serta menjamin pemenuhan hak-hak tenaga kerja.
“Kami berkomitmen memastikan setiap pekerja yang berangkat ke luar negeri mendapatkan perlindungan maksimal dan ditempatkan secara profesional,” ujar Tahlis.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi calon PMI melalui pelatihan dan pembekalan sebelum keberangkatan, sehingga mampu bersaing dan bekerja secara optimal di negara tujuan.
Sementara itu, Menteri Industri Makanan, Komoditi, dan Pembangunan Wilayah Sarawak, Dato Sri Dr. Stephen Rundi, mengungkapkan bahwa Sarawak saat ini membutuhkan tenaga kerja asing dalam jumlah besar di berbagai sektor.
“Sarawak memerlukan ribuan pekerja. Kerja sama ini menjadi peluang yang sangat strategis bagi kedua belah pihak,” ungkapnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten II dan Asisten III Setdaprov Sulut, sejumlah pejabat tinggi pratama terkait, serta staf khusus Gubernur Sulawesi Utara. (Ren)
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini