TRIBUNJOGJA.COM – Swiss selalu menjadi destinasi impian bagi pelancong dunia berkat keindahan alamnya yang tidak nyata. Jauh dari hiruk-pikuk kota besar seperti Zurich atau Jenewa, keajaiban Swiss yang sesungguhnya justru tersembunyi di desa-desa kecil di kaki pegunungan Alpen.
Desa-desa ini menawarkan perpaduan sempurna antara rumah kayu tradisional, danau kristal, hingga hamparan padang rumput hijau yang tampak seperti lukisan.
Berikut adalah 5 desa terindah di Swiss yang wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda sekali seumur hidup.
Baca juga: 5 Kedai Pho Paling Legendaris di Hanoi, Wajib Coba Sekali Seumur Hidup!
Lauterbrunnen sering disebut sebagai desa paling fotogenik di dunia. Terletak di sebuah lembah yang diapit oleh tebing batu raksasa, desa ini memiliki pemandangan yang sangat ikonik.
Hal yang paling menonjol adalah Air Terjun Staubbach yang jatuh dari ketinggian hampir 300 meter tepat di belakang pemukiman warga.
Suasana lembah yang hijau dengan kabut tipis di pagi hari membuat siapapun merasa sedang berada di dalam film Lord of the Rings. Konon, lembah ini memang menjadi inspirasi J.R.R. Tolkien saat menciptakan "Rivendell".
Jika Anda mencari desa dengan pemandangan pegunungan salju yang mendominasi cakrawala, Grindelwald adalah jawabannya. Desa ini merupakan gerbang utama menuju petualangan di wilayah Jungfrau.
Rumah-rumah kayu khas Alpen (chalet) yang tersebar di lereng bukit dengan latar belakang dinding es Pegunungan Eiger yang megah.
Selain pemandangan, desa ini menawarkan kereta gantung menuju First Cliff Walk, sebuah jembatan gantung di atas tebing yang menawarkan sensasi adrenalin sekaligus keindahan luar biasa.
Zermatt adalah desa bebas kendaraan bermotor (car-free village), yang artinya udara di sini sangat bersih dan suasananya sangat tenang. Desa ini berada tepat di kaki Matterhorn, gunung yang menjadi logo cokelat legendaris, Toblerone.
Karena tidak ada mobil bensin, transportasi di sini menggunakan kereta kuda atau mobil listrik kecil. Hal ini menjaga keaslian nuansa desa kuno tetap terjaga.
Saat musim dingin, Zermatt berubah menjadi kota salju yang berkilau dengan lampu-lampu hangat dari jendela restoran-restoran kayu di sepanjang jalan utama.
Nama Iseltwald meledak di kalangan wisatawan Asia setelah menjadi lokasi syuting drama Korea populer Crash Landing on You.
Iseltwald terletak di semenanjung kecil di tepi Danau Brienz yang airnya berwarna biru kehijauan (turquoise).
Dermaga kayu yang menjorok ke danau dengan latar belakang perbukitan hijau menjadikannya spot foto paling dicari.
Kastil Seeburg yang berdiri di ujung semenanjung memberikan sentuhan arsitektur klasik yang membuat Iseltwald tampak seperti desa kerajaan di tepi pantai.
Wengen adalah desa yang hanya bisa diakses dengan kereta api khusus karena letaknya yang berada di ketinggian tebing. Karena lokasinya yang tinggi, desa ini sering kali berada di atas lapisan awan.
Dari Wengen, Anda bisa melihat pemandangan Lembah Lauterbrunnen dari ketinggian. Suaranya sangat sunyi, hanya terdengar denting lonceng sapi dari kejauhan di padang rumput.
Jalanan kecil yang berliku di antara taman bunga dan rumah-rumah kayu tua memberikan kesan waktu seolah berhenti di sini.
(MG ADZKIA HAFIDZA ELFADZ)