Lomba Ogoh-ogoh di Badung Bali, Gunakan Undagi Luar Nilai Dikurangi, Harus Gunakan Undagi Lokal
January 28, 2026 08:03 AM

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pemerintah Kabupaten Badung akan menggelar lomba ogoh-ogoh atau Badung Caka Fest 2026 untuk menyambut tahun baru Caka 1948. 

Kegiatan ini akan berlangsung selama 4 hari dan mencakup Festival Ogoh-ogoh atau Bhandana Bhuhkala 2026 di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung.

Menariknya kini undagi yang digunakan harus undagi lokal Badung. Bahkan jika kedapatan menggunakan undagi dari luar maka nilainya akan dikurangi.

Kepala Dinas Kebudayaan Badung, I Gede Eka Sudarwitha, menjelaskan bahwa Badung Caka Fest akan menampilkan berbagai lomba, termasuk membuat tapel barong, ogoh-ogoh mini, dan lainnya.

Baca juga: LOMBA Ogoh-ogoh di Badung, Gunakan Undagi Luar Nilai Pasti Dikurangi, Harus Gunakan Undagi Lokal

"Kami ingin kegiatan ini dapat diikuti oleh masyarakat luas dan mempromosikan budaya lokal," katanya saat dikonfirmasi, Selasa 27 Januari 2026.

Khusus untuk Lomba Ogoh-ogoh, penilaian akan dilakukan di 7 zona mulai awal Februari. 

"Hasil penilaian akan diumumkan pada 16 Februari, dengan juara 1, 2, dan 3 di masing-masing zona," tambah Sudarwitha.

Penilaian lomba ogoh-ogoh meliputi pembuatan, kesesuaian tema, dan koreografi. 

Pada Bhandana Bhuhkala yang akan digelar awal Maret, akan melibatkan 7 orang juri. 

Sudarwitha menekankan bahwa pembuatan ogoh-ogoh wajib menggunakan undagi lokal.

"Jika tidak menggunakan undagi lokal, akan ada pengurangan nilai," tegasnya.

Untuk tahun ini, Pemkab Badung tidak tanggung-tanggung, karena masing-masing sekha atau yowana diberikan bantuan Rp 40 juta, dari yang sebelumnya Rp 25 juta. 

Meningkatnya dana bantuan itu agar sekaa atau yowana di Badung bisa mengeluarkan kreativitasnya dalam berkarya.

"Besaran bantuan memang ditambah menjadi Rp 40 juta oleh Pimpinan Pemerintah Kabupaten Badung," ujar I Gde Eka Sudarwitha.

Pihaknya mengaku naiknya dana kreativitas yang diberikan agar ogoh-ogoh itu dibuat dengan maksimal sebagai ruang atau media untuk menampilkan kreativitas dan imajinasi dari sekaa teruna. 

Bahkan besaran bantuan itu juga termasuk di dalamnya bagaimana kreativitas sekaa teruna dalam menampilkan pementasan secara utuh.

"Jadi nanti semua akan dilombakan. Sistemnya hampir sama dengan tahun 2025 kemarin," imbuhnya. (gus)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.