TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Warga, Miftahudin (35) sebut palang pintu belum menutup sempurna saat truk tertabrak Kereta Api Gajayana Rute Malang-Gambir di JPL 582 wilayah perbatasan Desa Kutowinangun dengan Mekarsari Kecamatan Kutowinangun Kabupaten Kebumen pada Selasa (27/1/2026) sekira pukul 21.00.
Akibat kejadian itu, satu orang awak truk meninggal dunia. Sedangkan dua orang dirawat di rumah sakit guna mendapatkan perawatan. Korban yang dirawat salah satunya merupakan penjaga Pos JPL 582.
Truk mengalami kerusakan parah dan kini masih menunggu proses evakuasi. Pos JPL 528 hancur akibat kejadian itu. Arus lalu lintas di Jalan Nasional III tersendat lantaran adanya sistem buka tutup.
Miftahudin menyampaikan, tengah memotong rambut konsumen di tempat cukur miliknya yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Dia yang mendengar suara benturan keras kemudian mengecek ke lokasi.
Baca juga: Sopir Tewas Usai Tronton Tertabrak KA Gajayana di Kebumen, Kenek dan Petugas Palang Pintu Dirawat
"Setahu saya penjaganya telat menutup palang pintu. Soalnya tadi bisa lewat truknya sih," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa malam.
Saat melihat ke lokasi, terangnya, truk sudah dalam kondisi tertabrak. Dia menerangkan, truk melintas dari arah timur begitu juga kereta api. Saat ditanya kondisi palang pintu, jelas Miftahudin, belum menutup secara sempurna.
"Palang pintu tadi posisinya masih di tengah-tengah belum nutup," terangnya. (Ais).