Truk Tertemper Kereta Api Gajayana di Kutowinangun Kebumen, Pos JPL Hancur dan 1 Orang Meninggal
January 28, 2026 08:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan JPL 582, tepatnya di wilayah Mekarsari Kecamatan Kutowinangun Kabupaten Kebumen pada Selasa (27/1/2026) sekira pukul 21.00.

Truk Nopol L 8861 UC tertemperKereta Api Gajayana Rute Malang-Gambir.

Dalam kejadian tersebut, sopr truk, Sutarno, meninggal dunia serta pos JPL hancur. 

Selain itu, petugas pos, Rahman Al Ghazali (23), warga Kebumen kini harus dirawat di RSUD Kebumen karena mengalami luka-luka, setelah posnya hancur.

Badan truk rusak parah usai tertemper kereta api.

Pantauan di lokasi tampak kemacetan kendaraan cukup panjang terjadi di ruas jalan nasional.

Baca juga: Sopir Tewas Usai Tronton Tertabrak KA Gajayana di Kebumen, Kenek dan Petugas Palang Pintu Dirawat

Beberapa kereta api yang melintas di perlintasan tersebut tampak mengurangi kecepatannya.

SUASANA. Kondisi pos palang pintu JPL 582 yang hancur pasca kejadian truk tronton tertabrak KA Gajayana di wilayah Kecamatan Kutowinangun Kabupaten Kebumen,  Selasa (27/1/2026) malam. 
--
HANCUR- Kondisi pos palang pintu JPL 582 yang hancur pasca kejadian truk tronton tertabrak KA Gajayana di wilayah Kecamatan Kutowinangun Kabupaten Kebumen, Selasa (27/1/2026) malam. -- (Tribun Banyumas/Agus Iswadi)

Warga Mekarsari, Udin (56) menyampaikan, semula tengah berada di pos ronda yang jaraknya tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Tiba-tiba ada suara dentuman. Orang-orang pada keluar saya ngikut. Di lokasi sudah ramai," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa malam. Kabupaten Kebumen pada Selasa (27/1/2026) malam.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin mengatakan, petugas di lapangan masih melakukan pemeriksaan dan proses evakuasi guna memastikan keselamatan serta keamanan perjalanan kereta api.

Baca juga: Kronologi Truk Tronton Tertabrak KA Gajayana di Kebumen, Pos Palang Pintu Hancur

"Untuk kronologi lengkapnya dan juga penyebabnya, kami masih menunggu pemeriksaan resmi. Nanti akan kami informasikan kemudian," katanya dalam rilis yang diterima Tribunbanyumas.com.

Sementara itu, KAI Daop 5 Purwokerto mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan perjalanan kereta api saat melintasi pelintasan sebidang, serta mematuhi rambu-rambu dan peraturan yang berlaku demi keselamatan bersama.

"Kami memohon maaf atas keterlambatan perjalanan kereta api yang terjadi sebagai dampak dari insiden ini. KAI telah menyiapkan service recovery bagi pelanggan yang terdampak keterlambatan akibat insiden tersebut," terangnya. (ags)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.