Harga Emas Dunia 28 Januari 2026 Cetak Rekor! Dolar AS Tertekan
January 28, 2026 01:03 PM

Harga Emas Dunia 28 Januari 2026 Cetak Rekor! Dolar AS Tertekan

SERAMBINEWS.COM- Harga emas dunia kembali mencetak rekor baru pada perdagangan Rabu (28/1/2026).

Logam mulia ini berhasil menembus level psikologis US$5.200 per ons untuk pertama kalinya dalam sejarah.

seiring melemahnya nilai tukar dolar Amerika Serikat ke posisi terendah dalam hampir empat tahun terakhir.

 Kondisi tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global serta menjelang pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).

Baca juga: Emas Pegadaian Hari Ini Meledak Lagi, UBS Naik Hampir Rp90.000, Cek Harganya per 28 Januari 2026

Berdasarkan data pasar, harga emas spot tercatat naik 0,6 persen ke level US$5.219,97 per ons.

Sebelumnya, emas sempat menyentuh rekor tertinggi di US$5.224,95 per ons.

Sepanjang tahun 2026 berjalan, harga emas telah melonjak lebih dari 20 persen, mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven.

Pelemahan dolar AS menjadi faktor utama yang mendorong reli emas.

Nilai tukar dolar jatuh setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengisyaratkan dukungan pemerintahannya terhadap pelemahan mata uang greenback.

Baca juga: Loncat Puluhan Ribu! Harga Emas Antam Hari Ini 28 Januari 2026 Kembali Naik, Segini per Gramnya

Langkah tersebut dinilai bertujuan meningkatkan daya saing ekspor Amerika Serikat di pasar global. Kondisi ini membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih menarik bagi pemegang mata uang lain.

Selain itu, sentimen pasar juga dipengaruhi oleh menurunnya kepercayaan konsumen di Amerika Serikat.

Indeks kepercayaan konsumen tercatat merosot ke level terendah dalam 11,5 tahun terakhir pada Januari 2026.

Kekhawatiran terhadap kondisi pasar tenaga kerja yang melemah serta tingginya harga kebutuhan pokok turut membebani optimisme masyarakat, sehingga mendorong investor mencari aset lindung nilai seperti emas.

Baca juga: Emas London Stagnan & Harga Emas Murni Melejit di Abdya, Segini Pasaran 27 Januari 2026

Dari sisi kebijakan moneter, pelaku pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan Januari ini.

 Namun, Presiden Trump menyatakan keyakinannya bahwa suku bunga akan diturunkan setelah pengumuman ketua bank sentral AS yang baru dalam waktu dekat.

Spekulasi tersebut semakin memperkuat daya tarik emas, yang cenderung menguat dalam lingkungan suku bunga rendah.

Ke depan, prospek harga emas masih dinilai positif.

Baca juga: Emas Antam Turun Seribu di Aceh Timur, Harga Perhiasan Stabil, Cek Pasaran Per 27 Januari 2026

Analis Deutsche Bank memperkirakan harga emas berpotensi melonjak hingga US$6.000 per ons pada tahun 2026.

Kenaikan tersebut didorong oleh permintaan investasi yang berkelanjutan dari bank sentral global serta investor yang beralih ke aset berwujud non-dolar.

Sementara itu, kinerja logam mulia lainnya juga menunjukkan tren positif. Harga perak spot tercatat naik 0,6 persen menjadi US$113,63 per ons.

 Sebelumnya, perak sempat mencetak rekor tertinggi di US$117,69 per ons pada awal pekan ini, seiring meningkatnya permintaan industri dan investasi.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini di Lhokseumawe Masih Naik, Segini Harga Emas Per Mayam

(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.