Pemicu Truk Tronton Tertemper KA Gajayana, Pos Palang Pintu JPL Hancur, 1 Tewas dan 2 Luka-luka
January 28, 2026 02:25 PM

TRIBUNBATAM.id - Tragedi truk tronton tertabrak KA Gajayana relasi Malang-Gambir di JPL 582 perbatasan Desa Kutowinangun dan Mekarsari, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, mengakibatkan korban jiwa.

Sebanyak, satu orang meninggal dunia dan dua luka-luka akibat insiden yang terjadi pada Selasa (27/1/2026) sekira pukul 21.00 WIB tersebut.

Korban meninggal adalah Sopir truk tronton bernopol L 8861 UC, Sutarno (43) yang terpental karena hantaman keras dari KA Gajayana.

Sedangkan untuk kernet truk Suryanto (54) warga Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas mengalami luka-luka dan kini dilarikan ke RSUD Prembun.

Selanjutnya petugas palang pintu, Rahman Al Ghazali (23) warga Kebumen yang kini dirawat di RSUD Kebumen.

Pemicu kecelakaan diduga karena palang pintu perlintasan kereta api belum menutup sempurna.

Warga setempat, Miftahudin (35) memberikan kesaksian terkait insiden yang merenggut satu nyawa itu.

Miftahudin menduga petugas terlambat pang pintu karena truk tronton tersebut masih bisa melewati perlintasan kereta api.

Ketika insiden terjadi Miftahudin sedang memotong rambut konsumen di tempat usaha miliknya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Dentuman keras membuat Miftahudin langsung mendatangi lokasi kejadian perkara.

"Setahu saya penjaganya terlambat menutup palang pintu. Soalnya tadi bisa lewat truknya," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (27/1/2026) malam.

Saat melihat ke lokasi, terangnya, truk sudah dalam kondisi ringsek.

Dia menerangkan, truk melintas dari arah timur, begitu juga kereta api.

Saat ditanya kondisi palang pintu, jelas Miftahudin, belum menutup secara sempurna.

"Palang pintu posisinya masih di tengah-tengah, belum menutup," terangnya. 

EVAKUASI - Petugas mengevakuasi korban meninggal pasca truk tertemper kereta api di perlintasan JPL 582 Desa Mekarsari, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Selasa (27/1/2026) malam.
EVAKUASI - Petugas mengevakuasi korban meninggal pasca truk tertemper kereta api di perlintasan JPL 582 Desa Mekarsari, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Selasa (27/1/2026) malam. (Tribunnews.com/TRIBUN JATENG/Agus Iswadi)

Baca juga: Kesaksian Mencekam Insiden Truk Tertemper KA Gajayana di Kebumen, Sopir Tewas Terpental dan 2 Luka

Pos Penjagaan Hancur

Akibat kejadian itu, satu orang meninggal serta pos JPL hancur.

Badan truk rusak parah seusai tertemper kereta api.

Pantauan di lokasi tampak kemacetan kendaraan cukup panjang terjadi di ruas jalan nasional.

Selain itu, beberapa KA yang melintas di perlintasan tersebut tampak mengurangi kecepatannya.

Warga Mekarsari, Udin (56) menyampaikan, semula tengah berada di pos ronda yang jaraknya tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Tiba-tiba ada suara dentuman. Orang-orang pada keluar, saya ngikut."

"Di lokasi sudah ramai," katanya.

Dia menuturkan, dua orang dilarikan ke rumah sakit yakni masing-masing kernet truk dan petugas pos JPL.

Sedangkan satu orang diketahui meninggal dan telah dievakuasi oleh petugas dari lokasi kejadian. 

Jalur Hulu Ditutup Sementara

Akibat kecelakaan itu, jalur hulu sementara belum dapat dilalui KA. Adapun jalur hilir dapat dilalui dengan kecepatan 40 kilometer per jam.

Manager Humas PT KAI Daop V Purwokerto, M As’ad Habibuddin mengatakan, petugas di lapangan masih melakukan pemeriksaan dan proses evakuasi guna memastikan keselamatan serta keamanan perjalanan kereta api.

"Untuk kronologi lengkapnya dan penyebabnya, kami masih menunggu pemeriksaan resmi."

"Akan kami informasikan nanti," katanya.

PT KAI mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan perjalanan kereta api saat melintasi pelintasan sebidang, serta mematuhi rambu-rambu dan peraturan yang berlaku demi keselamatan bersama.

"Kami memohon maaf atas keterlambatan perjalanan kereta api yang terjadi sebagai dampak dari insiden ini."

"KAI telah menyiapkan service recovery bagi pelanggan yang terdampak keterlambatan akibat insiden tersebut," terangnya.

(TribunBatam.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.