TRIBUNNEWSMAKER.COM - Memasuki hari ke-10 pencarian, nasib Yazid Ahmad Firdaus pendaki yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Mongkrang, Karanganyar, masih belum menemui titik terang.
Tim SAR gabungan terus menyisir jalur pendakian hingga area hutan dan jurang dengan medan terjal serta cuaca yang tak menentu.
Dalam proses pencarian terbaru, petugas mulai mencium bau anyir di beberapa titik, memicu dugaan adanya petunjuk baru terkait keberadaan korban.
Baca juga: Unggahan Terakhir Istri Pesulap Merah Sebelum Meninggal, Marcel Mengurai Kesaksian Mengejutkan
Operasi pencarian SAR (Opsar) Yazid Ahmad Firdaus (26), warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, yang hilang di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, memasuki hari ke-10.
Hari ini menjadi hari terakhir perpanjangan pencarian, Rabu (28/1/2026).
Pencarian difokuskan di Pos 3 Tapak Nogo dengan pendekatan sistem vertikal, menyisir tebing-tebing terjal yang dicurigai menjadi lokasi hilangnya Yazid.
Koordinator Opsar Basarnas Solo, Tri Puji Sugiharto, menyampaikan bahwa pada hari ke-10, pencarian dilakukan dengan melibatkan lima tim Search and Rescue Unit (SRU).
"Pada pencarian hari ini, kami membagi dalam 5 tim SRU," kata Tri, Rabu (28/1/2026).
Pembagian area pencarian masing-masing tim adalah:
- SRU 1 menyisir dari Pos 1 Candi ke pos bayangan.
- SRU 2 menyisir dari Pos 2 Candi hingga Pos 3 Tapak Nogo.
- SRU 3 menyisir dari Mrutu Sewu ke Praten.
- SRU 4 menyisir dari Sangitan menuju Ngembel.
- SRU 5 menyisir dari Sangitan ke Jumog.
Tri menambahkan bahwa semua potensi pencarian dikerahkan pada hari ke-10, baik melalui udara maupun darat.
Penggunaan pesawat drone, anjing pengendus (K-9), serta tim vertikal menjadi fokus utama.
"Hari ini kami fokus pencarian dengan menggunakan sistem vertikal menuruni tebing-tebing terjal yang dicurigai dan tercium bau anyir dan penyisiran menggunakan vertikal dimaksimalkan dari puncak Mongkrang hingga pos 2 dan kondisi saat ini sedang hujan ringan, dan kita kerahkan semua potensi pencarian yang ada, sepertinya drone, K-9, kita optimalkan," pungkas Tri.
Seperti diketahui, peristiwa hilangnya Yazid terjadi saat ia mendaki bersama teman-temannya, Minggu, 18 Januari 2026.
Mereka memulai pendakian pukul 06.30 WIB dan sampai di puncak sekitar pukul 08.00 WIB.
Namun, saat turun menuju pos tiga, Yazid terpisah dari rombongan.
Seluruh teman-temannya berhasil kembali ke basecamp, tetapi Yazid belum terlihat.
Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada petugas SAR.
Pada pencarian hari ke-9, petugas mendapatkan petunjuk baru berasal dari area Pos 3 Tapak Nogo.
Beberapa personel yang terlibat pencarian mencium bau menyengat di lokasi tersebut.
Operasi pencarian terhadap Yazid Ahmad Fridaus (26), pemuda asal Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, yang hilang di Bukit Mongkrang, Tawangmangu, berlanjut ke hari ke-9, Selasa (27/1/2026).
Pada hari kesembilan ini, tim SAR gabungan mengalihkan fokus pencarian ke area di atas Pos 3 Tapak Nogo Bukit Mongkrang.
Langkah tersebut diambil setelah tim Search and Rescue Unit (SRU) mendeteksi bau menyengat di lokasi tersebut.
Koordinator Opsar Basarnas Solo, Tri Puji Sugiharto, mengatakan konsentrasi pencarian akan dipusatkan di atas Pos 3 sejak pagi hari.
Sebagai informasi, jarak dari basecamp pendakian Bukit Mongkrang menuju pos 2 atau Candi 2 sekitar 1,5 kilometer.
Sementara jarak dari pos Candi 2 menuju pos 3 Tapak Nogo sekitar 800 meter, sehingga total jarak dari basecamp ke pos 3 mencapai kurang lebih 2,3 kilometer.
"Rencana operasi besok pagi (hari ini) akan konsentrasi di atas pos 3," kata Tri Puji kepada TribunSolo.com melalui sambungan telepon, Senin (27/1/2026) malam.
Tri Puji menjelaskan, keputusan itu diambil berdasarkan temuan tim di lapangan saat penyisiran sebelumnya.
"Kami putuskan untuk fokus di sana karena di sana bau anyir masih tercium di area atas pos tiga oleh tim SRU, dan pelaksanaan operasi besok akan dimulai secepatnya jika cuaca cerah," ujarnya.
Tim SAR berharap kondisi cuaca mendukung agar pencarian dapat berjalan maksimal dan survivor segera ditemukan.
(TribunNewsmaker.com/TribunSolo.com)