TRIBUNJAMBI.COM – Isu perombakan Kabinet Merah Putih kembali berembus kencang dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah nama menteri disebut-sebut berpotensi diganti, seiring evaluasi kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dikabarkan tengah berlangsung.
Salah satu nama yang ramai diperbincangkan adalah Sugiono. Ia disebut-sebut akan digeser dari jabatannya dan posisinya dikabarkan berpeluang diisi Budisatrio Djiwandono, Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang juga merupakan keponakan Presiden Prabowo.
Selain Sugiono, beredar pula kabar bahwa Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, termasuk figur yang masuk dalam daftar evaluasi. Informasi yang dihimpun menyebutkan, perombakan kabinet berpotensi dilakukan sebelum bulan Ramadhan 2026.
Jika merujuk pada perkiraan kalender hijriah, Ramadhan tahun ini diprediksi jatuh pada pertengahan Februari 2026. Artinya, reshuffle kabinet dimungkinkan berlangsung pada awal Februari. Meski begitu, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana yang membenarkan kabar tersebut.
Profil Widiyanti Putri Wardhana
Sebelum dipercaya memimpin Kementerian Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana dikenal sebagai pebisnis di sektor energi dan agrobisnis. Ia memiliki rekam jejak panjang di dunia usaha, khususnya melalui PT Teladan Prima Agro Tbk.
Baca juga: Daftar Nama 8 Anggota Dewan Energi Nasional periode 2026-2030, Dilantik Presiden Prabowo Sore Ini
Baca juga: Cek Bansos Warga Jambi PKH dan BPNT Cair Bulan Januari 2026, Lihat di Cekbansos.kemensos.go.id
Berdasarkan informasi dari profil perusahaan, Widiyanti menjabat sebagai Komisaris PT Teladan Prima Agro sejak 2021. Sebelumnya, ia mengemban posisi Direktur di perusahaan yang sama dalam kurun waktu 2012 hingga 2021. Emiten berkode saham TLDN tersebut bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit serta pengolahan Crude Palm Oil (CPO).
Melalui anak usaha PT Daya Lestari, perusahaan itu juga mengembangkan pemanfaatan limbah sawit menjadi biomassa sebagai bahan bakar pembangkit listrik, yang energinya kemudian disalurkan ke PLN.
Tak hanya aktif di dunia bisnis, Widiyanti juga terlibat dalam kegiatan sosial. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Yayasan Jantung Indonesia (YJI) pada periode 2018–2024. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Ketua Yayasan Teladan Utama dan Dewan Pengawas Yayasan Kawula Madani.
Widiyanti merupakan putri dari Wiwoho Basuki Tjokronegoro, pendiri Teladan Group yang juga dikenal sebagai salah satu sosok di balik berdirinya Indika Energy dan Kideco Jaya Agung.
Dalam kehidupan pribadi, Widiyanti menikah dengan Wishnu Wardhana pada 1996. Wishnu dikenal sebagai mantan Direktur Utama PT Indika Energy Tbk periode 2007–2017, sebelum posisinya digantikan Arsjad Rasjid. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua orang anak.
Lahir pada 1970, Widiyanti menempuh pendidikan tinggi di Pepperdine University, Malibu, California, Amerika Serikat. Ia meraih gelar Bachelor of Science di bidang Business Administration pada 1993.
Menteri dengan Harta Terbesar
Di kabinet saat ini, Widiyanti juga disorot karena nilai kekayaannya yang tercatat paling tinggi. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2024, total harta yang dilaporkannya mencapai sekitar Rp5,4 triliun.
Nilai tersebut bahkan melampaui harta Presiden Prabowo Subianto yang berada di kisaran Rp2 triliun berdasarkan laporan terakhir.
Sebagian besar kekayaan Widiyanti berasal dari kepemilikan surat berharga yang nilainya mencapai lebih dari Rp5 triliun. Selain itu, ia memiliki tujuh bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan.
Ia juga tercatat mempunyai tujuh unit mobil dengan total nilai sekitar Rp19,4 miliar. Aset lainnya meliputi harta bergerak lain, kas dan setara kas, serta kategori harta lainnya dengan nilai puluhan hingga ratusan miliar rupiah.
Dalam laporan tersebut, tidak tercantum adanya utang, sehingga seluruh nilai kekayaan yang dilaporkan merupakan aset bersih.
Berikut garis besar komposisi kekayaan Widiyanti Putri Wardhana berdasarkan LHKPN:
Tanah dan bangunan: Rp152 miliar lebih
Alat transportasi dan mesin: Rp19,4 miliar
Harta bergerak lainnya: Rp43,8 miliar lebih
Surat berharga: Rp5,07 triliun lebih
Kas dan setara kas: Rp67,1 miliar lebih
Harta lainnya: Rp77,7 miliar lebih
Total keseluruhan harta kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp5.435.833.014.169.
Isu reshuffle yang menyeret nama Widiyanti pun menambah sorotan publik terhadap figur menteri dengan latar belakang pengusaha besar ini. Namun, kepastian mengenai perombakan kabinet sepenuhnya masih menunggu keputusan resmi dari Presiden.