Gubernur Kaltara Zainal Pukul Gong, Tandai Hari Desa Nasional di Pulau Sapi Malinau Resmi Dibuk 
January 28, 2026 05:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU – Peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Kalimantan Utara (Kaltara) dipusatkan di Desa Pulau Sapi Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau, Rabu (28/1/2026).

Beberapa kegaiatan dilakukan di Hari Desa Nasional 2026, seperti pemberian penghargaan desa-desa berprestasi, penanaman pohon, pemberian bibit tanaman hingga pagelaran Uhasa Mikro Kecil Menengah (UMKM) desa.

Kegiatan yang dipusatkan di bumi intimung ini dihadiri Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang, Wakil Bupati Malinau Jakaria, Wakil Bupati Tana Tidung Sabri, Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bulungan serta perwakilan Pemkab Nunukan.

Setibanya di Balai Adat Desa Pulau Sapi, Gubernur Kaltara Zainal Paliwang disambut meriah dengan tarian Frisanang khas suku Dayak Lundayeh.

Baca juga: Peringati Hari Desa, Gubernur Zainal Tegaskan Kaltara tak Miliki Desa Status Sangat Tertinggal 

Usai menikmati sajian tarian tersebut, Gubernur Kaltara membuka acara peringatan Hari Desa Nasional secara resmi yang ditandai dengan pemukulan gong beberapa kali.

Pada momen pembukaan ini juga terekam adegan guyonan yang dilakukan oleh Zainal Paliwang, yakni melakukan atraksi melempar alat penabuh gong seperti pemukul professional, namun sayangnya justru alat penabuh jatuh sehingga menciptakan gelagat tawa dari peserta yang hadir.

Kegiatan peringatan Hari Desa Nasional 2026 ini dilaksanakan sejak 27 – 30 Januari 2026.

Pada kesempatan ini, Gubernur Kaltara menyampaikan rasa syukurnya atas perkembangan desa di Kalimantan Utara yang terus menunjukkan tren positif. Salah satunya Desa Pulau Sapi ini.

“Saya melihat Desa Pulau Sapi ini sekarang semakin banyak perubahan yang dilakukan oleh aparat Desa, semakin baik,” kata Zainal, Rabu (28/1/2026).

Baca juga: Ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Otonomi Desa Tingkat Kaltara di Pulau Sapi Malinau

Menurutnya hal ini wajib dilakukan karena Desa Pulau Sapi menjadi salah satu Desa Wisata di Kabupaten Malinau. oleh sebab itu, Pemerintahan Desanya harus terus berbenah untuk perkembangan dan kemajuan Desa.

“Desa Pulau Sapi ini termasuk Desa Wisata, makanya mereka terus berbenah untuk lebih memperindah desanya sehingga diharapkan akan banyak datang kunjungan wisatawan yang hadiri kesini,” sebutnya.

Disampaikan Zainal Paliwang secara umum sejumlah desa di Kalimantan Utara yang sebelumnya masuk kategori tertinggal kini telah bertransformasi menjadi desa berkembang hingga desa mandiri.

“Secara umum kondisi desa di Kalimantan Utara mengalami kemajuan signifikan, Desa Tertinggal sebelumnya berjulah 200 kini berkurang drastis,” sebutnya.

Oleh sebab itu, ia berharap untuk tahun ini tidak ada lagi desa tertinggal di Kalimantan Utara seiring meningkatnya jumlah desa berkembang dan mandiri.

“Targetnya pada tahun-tahun berikutnya sudah tidak ada lagi desa tertinggal. Desa mandiri juga terus bertambah seiring dengan perubahan status desa,” tandasnya.

(*)

Penulis : Desi Kartika

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.