Laporan wartawan Tribun Gayo Rasidan I Gayo Lues
TRIBUNGAYO.COM, BLANGKEJEREN - Jaringan internet di Kabupaten Gayo Lues kembali berulah sudah tiga hari terakhir ini.
Jaringan tersebut lelet atau terganggu terutama dari pukul 08.00 hingga pukul 16.00 WIB, sehingga banyak pelanggan kecewa dan mengeluhkan hal itu.
Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunGayo.com, Rabu (28/1/2026), dalam tiga hari terakhir ini jaringan internet dan telekomunikasi tersebut kembali hidup mati.
Padahal saat ini di kabupaten dataran tinggi Gayo itu cuaca musim kemarau.
Sedangkan penyebab gangguan jaringan tersebut juga tidak diketahui secara pasti.
Setelah jaringan tersebut terganggu, banyak aktivitas masyarakat dan pelanggan yang terganggu,
Bahkan terkadang jaringan internet dan telekomunikasi itu hidup sebentar, lalu mati atau off kembali hingga berjam-jam, sehingga banyak masyarakat yang kecewa dan mengeluh.
Hal itu sebagaimana disampaikan Sanimah, salah satu pedagang online di Blangkejeren kepada Tribungayo.com, Rabu (28/1/2026).
"Dalam tiga hari terakhir ini khususnya jaringan internet dan telekomunikasi itu kembali mulai terganggu dan berulah lagi, terutama dari pagi sampai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut baru normal kembali," kata Sanimah.
Dikatakan, padahal cuaca cerah dan musim kemarau, namun jaringan internet dan telekomunikasi mulai sering terganggu di Gayo Lues.
Bahkan penyebab gangguan jaringan tersebut tidak diketahui secara pasti.
Keluhan sama juga disampaikan Idan, pengguna jaringan internet di Kabupaten Gayo Lues.
Wanita tersebut mengaku, selama jaringan internet gangguan banyak kegiatan yang terganggu dan tidak beraktivitas.
Apalagi selama ini hampir semua kegiatan masyarakat menggunakan layanan internet.
"Kami berharap layanan internat bisa kembali normal, selama tiga hari ini sangat dikeluhkan," ujarnya dengan nada kesal.(*)
Baca juga: Sekda Aceh Bahas Soal Lokasi Pembangunan Huntap, Ajak Pemkab Perioritaskan Tanah Aset Pemerintah
Baca juga: Lahan Milik Prabowo di Aceh Tengah Akan Diberikan untuk Relokasi Korban Bencana Alam