TRIBUNMANADO.CO.ID – Sulawesi Utara (Sulut) menempati peringkat keenam pemberian Upah Minimum Provinsi (UMP) tertinggi se-Indonesia.
UMP Sulawesi Utara mencapai Rp 4.002.630.
Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 6,01 persen.
Sebelumnya, UMP Sulut tahun 2025 senilai Rp 3.775.425.
Kenaikan UMP ini dinilai sebagai langkah progresif dan terobosan penting yang berpihak pada buruh.
Gubernur Yulius Selvanus Komaling menegaskan, penetapan UMP tidak semata-mata berorientasi pada angka, melainkan melalui perhitungan matang dengan mempertimbangkan kebutuhan hidup layak, tingkat inflasi daerah, serta kemampuan dunia usaha.
“Pemerintah hadir untuk memastikan pekerja mendapatkan penghasilan yang adil, sekaligus memberi ruang bagi dunia usaha untuk terus tumbuh dan berkembang,” ujar YSK dalam keterangannya kepada Tribun Manado.
Menurutnya, peringkat keenam nasional tersebut menjadi sinyal positif bahwa Sulawesi Utara semakin kompetitif dan ramah terhadap tenaga kerja, sehingga berpotensi menarik minat investasi ke daerah.
Kebijakan UMP ini juga diyakini akan mendorong penguatan ekonomi lokal melalui peningkatan daya beli dan konsumsi masyarakat.
Penetapan UMP 2026 mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan.
Dalam regulasi tersebut, besaran upah minimum dihitung berdasarkan sejumlah indikator penting, seperti kondisi ekonomi daerah, tingkat inflasi, serta produktivitas tenaga kerja.
Perbedaan karakteristik dan kemampuan ekonomi antarwilayah membuat nilai UMP 2026 tidak sama di setiap provinsi.
Ada daerah dengan UMP di atas Rp 5 juta, namun ada pula yang masih berada di kisaran Rp 2 jutaan.
Tak heran jika penetapan UMP 2026 menjadi perhatian luas, baik bagi pekerja yang menanti kenaikan gaji, maupun pengusaha yang harus menyesuaikan struktur pengupahan.
UMP Jakarta 2026/UMP DKI Jakarta 2026: Rp 5.729.876
UMP Banten 2026: Rp 3.100.881,40
UMP Jawa Barat 2026: Rp 2.317.601
UMP Jawa Tengah 2026: Rp 2.327.386,07
UMP DI Yogyakarta 2026: Rp 2.417.495
UMP Jawa Timur 2026: Rp 2.446.880
UMP Bali 2026: Rp 3.207.459
UMP Aceh 2026: Rp 3.932.552
UMP Sumatera Utara 2026: Rp 3.228.949
UMP Sumatera Barat 2026: Rp 3.182.955
UMP Riau 2026: Rp 3.780.495
UMP Kepulauan Riau 2026: Rp 3.879.520
UMP Jambi 2026: Rp 3.471.497
UMP Bengkulu 2026: Rp 2.827.250
UMP Sumatera Selatan 2026: Rp 3.942.963
UMP Lampung 2026: Rp 3.047.734
UMP Bangka Belitung 2026: Rp 4.035.000
UMP Kalimantan Barat 2026: Rp 3.054.552
UMP Kalimantan Tengah 2026: Rp 3.686.138
UMP Kalimantan Selatan 2026: Rp 3.725.000
UMP Kalimantan Timur 2026/UMP Kaltim 2026: Rp 3.762.431
UMP Kalimantan Utara 2026: Rp 3.775.243
UMP Sulawesi Utara 2026: Rp 4.002.630
UMP Sulawesi Tengah 2026: Rp 3.179.565
UMP Sulawesi Selatan 2026: Rp 3.921.088
UMP Sulawesi Tenggara 2026: Rp 3.306.496,18
UMP Sulawesi Barat 2026: Rp 3.315.934
UMP Gorontalo 2026: Rp 3.405.144
UMP Maluku 2026: Rp 3.334.490
UMP Maluku Utara 2026: Rp 3.510.240
UMP Papua 2026: Rp 4.436.283
UMP Papua Tengah 2026: Rp 4.285.848
UMP Papua Pegunungan 2026: Rp 4.508.714
UMP Papua Selatan 2026: Rp 4.508.100
UMP Papua Barat 2026: Rp 3.841.000
UMP Papua Barat Daya 2026: Rp 3.766.000
Dari daftar tersebut, UMP tertinggi di Indonesia 2026 adalah DKI Jakarta. UMP Jakarta 2026 ditetapkan sebesar Rp 5.729.876.
Angka ini menjadi yang paling tinggi secara nasional, melampaui provinsi lain, termasuk wilayah Papua yang UMP-nya berada di kisaran Rp 4,5 juta.
Itulah rangkuman daftar lengkap UMP 2026 se-Indonesia yang resmi berlaku mulai awal tahun.
UMP 2026 menjadi batas minimum pengupahan tahun ini.
(TribunManado.co.id/Kompas.com)