Peristiwa Kebakaran di Pekanbaru, Api yang Lalap Warung Harian Renggut Nyawa Anak 7 Tahun
January 28, 2026 09:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejumlah peristiwa kebakaran meninggalkan kisah pilu bagi korban. Dari berbagai kejadian di Pekanbaru, kobaran api tak hanya melalap harta benda. Bahkan dari peristiwa kebakaran itu juga ada yang memakan korban nyawa.

Satu diantara peristiwa kebakaran yang merenggut nyawa tersebut terjadi di Warung Harian Ayra yang berada di Jalan Tengku Bey, Pekanbaru akhir pekan lalu.

Saat Tribunpekanbaru.com mengunjungi, Rabu (28/1/2026), warung yang sudah terlihat gosong tersebut masih terpasang garis polisi.

Gundukan bekas jualan yang sudah menjadi arang, rak-rak tempat jualan yang sudah gosong karena lalapan api masih berdiri, meskipun sebagiannya sudah bertumbangan.

Sementara bau menyengat juga tercium dari dalam ruko itu, dari sisa-sisa jualan, termasuk bau busuk telor yang berserakan serta bahan lainnya yang ikut terbakar, tidak menyisakan apapun.

Dalam peristiwa tersebut, seorang anak laki-laki umur 7 tahun Reyhan meninggal dunia, tidak tertolong saat keluarganya menyelamatkan diri dari lajunya api yang melalap tempat jualan 24 jam itu.

Bukde Karmi yang tinggal dekat kejadian dan melihat langsung peristiwa dinihari itu bercerita, kobaran api begitu cepat melalap warung yang biasanya ramai 24 jam itu.

Api datang dari bagian belakang warung, pemilik warung Ryan bersama istri dan anaknya paling kecil bernama Ayra sempat lari dan menyelamatkan diri ke jalan di depan warung.

Sementara saat lari keluar, ternyata anaknya paling bernama Reyhan terjatuh dan tidak sempat ditarik untuk diselamatkan, api yang begitu cepat menjalar, dipancing dengan keberadaan bahan bakar minyak pertalite dan gas di bagian depan warung mengakibatkan api langsung tinggi dan tak terkendali.

"Awalnya dikira Reyhan naik ke atas, untuk lari ke bagian atas warung, ternyata terjebak di dalam warung di sela-sela rak jualannya,"ujar Bukde Karmi bercerita.

Ryan yang saat keluar dari warung dalam kondisi panik, sempat berlari-lari di jalan sambil meminta tolong dengan wajah panik.

"Mau tolong gimana, apinya cepat menjalar dan ada ledakan setelah sampai di depan apinya, karena ada tabung gas dan minyak juga,"ujar Karmi.

Setelah sampai mobil pemadam kebakaran, dan api berhasil diamankan, akhirnya ditemukanlah Reyhan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Mayatnya sudah gosong, hitam saat diangkut dari dalam warung,"ujar Karmi.

Keluarga Ryan pun langsung membawa jenazah sang anak ke kampung halamannya di Pariaman, dan dimakamkan di kampung.

(tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.