TRIBUNGORONTALO.COM – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah mengunjungi lokasi persiapan Pekan Nasional (Penas) XVII Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) tahun 2026.
Idah Syahidah mendampingi rombongan Kementerian Pertanian di depan Taman Budaya Limboto, Rabu (28/1/2026).
Istri Mantan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie ini mengajak masyarakat Provinsi Gorontalo untuk bersatu menyukseskan gelaran Penas Petani Nelayan XVII tersebut.
Idah menekankan bahwa kesuksesan agenda besar ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat atau provinsi semata, melainkan kerja keras seluruh masyarakat Gorontalo.
"Ini adalah gawenya bukan kerjanya provinsi saja, tetapi kerjanya seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo. Karena itu, kepada seluruh masyarakat, mari kita sukseskan Penas KTNA yang ke-17 ini. Mohon doa restunya agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan sukses," ujar Ketua DPD Partai Golkar Gorontalo.
Wagub menjelaskan bahwa persiapan sejauh ini telah dilakukan secara maksimal melalui koordinasi intensif.
Sebelum meninjau lapangan, pihaknya telah menggelar rapat internal guna memastikan seluruh poin kesiapan tersampaikan dengan baik kepada tim pusat.
"Alhamdulillah semuanya insyaallah sesuai dengan harapan kita, bahwa pelaksanaan Penas ke-17 ini bisa berjalan maksimal. Tentunya ini juga didukung penuh oleh pemerintah Kabupaten Gorontalo dan kabupaten sekitarnya," tambahnya.
Peninjauan lokasi ini juga dihadiri oleh rombongan Kementerian Pertanian yang dipimpin oleh I Gusti Made NGR Kuswadana dan Idha Widi Arsanti.
Rombongan tiba di Rumah Dinas Bupati Gorontalo pada pukul 15.31 Wita dan disambut langsung oleh Wagub Idah Syahidah bersama Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi.
Penas 2026 Digelar di Kabupaten Gorontalo
Penas XVII akan digelar di GOR David–Tony, Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo pada 20–25 Juni 2026.
Sejauh ini, peserta yang sudah menyatakan kesiapan kuotanya dari setiap provinsi ini totalnya ada kurang lebih 30 ribu orang.
Jumlah itu didominasi oleh kelompok petani dan nelayan sebanyak 70 persen, ditambah alumni magang di Jepang serta perwakilan organisasi tani dan nelayan dari seluruh Indonesia.
Tema Penas yaitu disepakati adalah Transformasi Teknologi dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional.
Rangkaian acaranya pun tak kalah megah. Selain Upacara Puncak dan Apresiasi Penghargaan, akan ada Rembuk Madya, Rembuk Utama, Temu Profesi, hingga Temu Petani ASEAN dan Mitra ASEAN.
Peserta khusus untuk temu petani Asean, Amerika Serikat, Jepang, China, Korea Selatan, hingga India.
Penas kali ini akan dirangkai dengan pameran pembangunan pertanian, perikanan, dan kehutanan, serta forum kemitraan bisnis yang mempertemukan para pelaku usaha dari berbagai daerah.
Acara puncak Penas XVII rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. (*/Fajri)