Orang Telantar di Pare Kediri Ditemukan di Area Persawahan, Begini Kondisinya
January 28, 2026 09:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Upaya pencarian orang telantar di wilayah Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, berlangsung cukup alot.

Selama hampir satu jam, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri harus melakukan penyisiran di sejumlah titik sebelum akhirnya menemukan orang telantar tersebut di area persawahan Desa Tulungrejo, Rabu (28/1/2026) siang.

Pencarian dilakukan setelah Satpol PP menerima laporan dari masyarakat yang resah dengan keberadaan seorang orang telantar berjenis kelamin laki-laki yang kerap terlihat berkeliaran di sekitar desa.

Aduan tersebut langsung ditindaklanjuti sebagai bagian dari respons cepat terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.

Menindaklanjuti laporan itu, petugas Satpol PP Kabupaten Kediri bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Pare langsung menuju lokasi awal yang dilaporkan warga.

Namun, setibanya di lokasi, keberadaan orang terlantar tersebut tidak ditemukan.

Tidak ingin berhenti di satu titik, petugas kemudian melakukan penyisiran lanjutan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Proses pencarian dilakukan dengan menyusuri beberapa lokasi yang biasa dilalui orang tersebut, sembari menggali informasi dari warga sekitar.

Baca juga: Lima Rumah Warga Trenggalek Rusak Diterjang Angin Kencang, Atap hingga Tembok Hancur

Selama kurang lebih 60 menit, petugas menyisir lingkungan desa hingga area yang cukup jauh dari lokasi awal.

Dari keterangan warga, diketahui bahwa orang terlantar tersebut sering berpindah-pindah dan terkadang berada di area persawahan yang jaraknya sekitar satu kilometer dari permukiman.

Berdasarkan informasi tersebut, petugas bergerak menuju area persawahan yang dimaksud.

Upaya tersebut membuahkan hasil, orang terlantar akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan bahwa pencarian dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan keberadaan orang terlantar benar-benar ditemukan dan dapat ditangani dengan baik.

"Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota langsung kami turunkan ke lapangan. Proses pencarian memang memakan waktu hampir satu jam, namun berkat informasi warga, orang terlantar tersebut akhirnya berhasil ditemukan," kata Kaleb, Rabu (28/1/2026).

Setelah ditemukan, orang terlantar tersebut langsung dibawa ke Shelter Dinas Sosial di Kecamatan Grogol.

Di lokasi tersebut, yang bersangkutan diterima oleh Dinas Sosial Kabupaten Kediri untuk dilakukan pendataan dan penanganan lanjutan sesuai prosedur yang berlaku.

Kaleb menegaskan bahwa penanganan orang terlantar dilakukan secara humanis dengan mengedepankan aspek keselamatan dan kesejahteraan.

Koordinasi lintas instansi juga menjadi kunci dalam penanganan kasus sosial semacam ini.

Baca juga: PN Kabupaten Kediri Eksekusi Rumah dan Lahan 749 Meter Persegi di Desa Mekikis

Kaleb mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif melaporkan keberadaan orang terlantar atau persoalan sosial lainnya di lingkungan sekitar.

Menurutnya, laporan warga sangat membantu percepatan penanganan di lapangan.

"Peran masyarakat sangat penting. Dengan adanya laporan, kami bisa bergerak lebih cepat dan memastikan orang terlantar mendapatkan penanganan yang layak," ungkapnya. 

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.