SRIPOKU.COM - Kisah pahit yang dialami Ressa Rizky Rossano selama 24 tahun hidup kembali mencuat ke publik.
Ia mengaku pernah bekerja sebagai sopir untuk nenek kandungnya sendiri, hingga fakta masa lalunya perlahan terbuka.
Cerita tersebut disampaikan oleh pihak keluarga yang diwakili kakak iparnya, Ronald.
Ronald mengungkap berbagai pengalaman Ressa di masa lalu, termasuk perlakuan ibu Denada sekaligus nenek Ressa, Emilia Contessa, semasa masih hidup.
Hal itu ia sampaikan saat menjadi tamu dalam podcast Denny Sumargo.
"Cikal bakal kenapa ini terblow up itu sebetulnya permasalahannya ketika dia sudah mulai mencari tahu asal-muasal jati dirinya," ungkap Ronald, dikutip dari YouTube Denny Sumargo, Kamis (29/1/2026).
"Ya karena dia sudah mulai tumbuh, sudah besar otomatis rasionya kan sudah mulai jalan ya. Ada selentingan-selentingan informasi, ya dia sendiri mencari dan menggali kebenaran informasi itu," seloroh Ronald.
Pada kesempatan tersebut, Ressa yang turut hadir menjelaskan hubungan sebenarnya dengan Emilia Contessa.
Ia menyebut Emilia adalah nenek kandungnya, namun dalam keseharian dipanggil Bunda dengan status sebagai Bude.
"Emilia Contessa minta dipanggil Bunda. Bude, bude itu (tante) kakak," jawab Ressa.
Menanggapi pernyataan tersebut, Ronald kembali melanjutkan penjelasannya.
Ia mengungkap bahwa Emilia pernah mempekerjakan Ressa sebagai sopir pribadi, meski statusnya adalah cucu kandung.
"Nah, Ressa ini sering diajak sama bundanya (Emilia) waktu itu. Apalagi ketika Bunda itu masih mencalonkan diri sebagai anggota dewan, itu (Ressa) pernah dipekerjakan sebagai sopirnya," ungkap Ronald.
"Digaji nggih?" tanya Densu.
"(Digaji) Rp2 juta per bulan," sahut Ronald.
Ronald kemudian menegaskan alasan ia menyampaikan soal gaji tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.
"Dan kenapa saya harus garis bawahi bahwa itu memang dia digaji, biar nanti tidak ada kesalahan mis-persepsi dari publik bahwa seakan-akan Budenya sudah menafkahi dia gitu loh," terang pria berkepala plontos ini.
Baca juga: Ibu Angkat Ressa Rizky Rossano Kuak Penderitaan Anaknya Sejak Kecil, Sadar Sengaja Dibuang: Dia Cari
Ressa Rizky Rossa mengaku kecewa atas sikap Denada yang masih tidak mengakuinya sebagai anak.
Ia menegaskan gugatannya bukan tanpa dasar dan dilandasi pencarian panjang tentang asal-usul dirinya.
Pria yang mengaku anak Denada ini menceritakan getir perjuangannya mencari siapa sebenarnya ibu kandungnya.
Keyakinan Ressa bermula sejak ia masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.
Kala itu, ia kerap menjadi sasaran perundungan karena dianggap sebagai anak yang tidak jelas asal-usulnya.
Tekanan dan rasa malu membuatnya terdorong mencari kebenaran tentang identitas dirinya.
Upaya itu dimulai dengan menelusuri cerita keluarga dekat yang, menurut penuturannya, berada dalam satu mobil bersamanya saat perjalanan dari Jakarta ke Banyuwangi puluhan tahun silam.
Namun, tidak satu pun dari mereka yang bersedia memberikan penjelasan.
"Saya tanya semua keluarga yang naik mobil saat itu, tidak ada yang mau bilang," kata Ressa, dikutip dari Kompas.com pada Sabtu (24/1/2026).
Tekad Ressa untuk mencari kebenaran tak surut.
Hingga akhirnya ia menemukan sosok sopir yang mengantarnya dari Jakarta ke Banyuwangi.
Sopir tersebut diketahui tinggal di wilayah Kecamatan Licin, Banyuwangi.
Dengan diantar dua orang temannya menggunakan sepeda motor, Ressa mendatangi rumah sopir tersebut.
Pertemuan itu, menurut Ressa, berlangsung emosional.
"Sampai sana saya ketemu, orangnya kaget, nangis," kata Ressa.
Dari kesaksian sopir yang kini telah meninggal dunia itu, Ressa meyakini Denada adalah ibu kandungnya.
Namun, pengakuan tersebut disimpannya rapat-rapat selama bertahun-tahun.