BANGKAPOS.COM, BANGKA - Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, angkutan umum diprediksi akan terjadi lonjakan, termasuk dengan yang ada di bawah Perum Damri Provinsi Bangka Belitung (Babel), Kamis (29/1/2026).
Hal ini diungkapkan General Manager Perum Damri Provinsi Bangka Belitung, Agus Kuswana terkait dengan animo masyarakat dalam menggunakan transportasi umum.
"Kalau di saat-saat hari biasa, kemungkinan penumpang itu mencapai load factor sekitar 60 persen. Ada peningkatan biasanya di H-7, itu kami bisa sampai 120 persen untuk load factornya," ujar Agus Kuswana.
Diketahui saat ini untuk Perum Damri Provinsi Bangka Belitung, memiliki 26 unit kendaraan, delapan di antaranya jenis HiAce.
Namun Agus Kuswana mengatakan dalam waktu dekat, Perum Damri juga akan mendapatkan tambahan armada baru guna menunjang operasional.
"Akan direalisasikan dari kantor pusat sebanyak 5 unit big bus AC, yang akan datang mungkin di awal Februari. Selanjutnya juga mungkin kami akan kedatangan unit, untuk angkutan KSPN sebanyak 3 unit HiAce di awal Februari," tuturnya.
Lebih lanjut untuk pelayanan angkutan jalan perintis rutenya yakni Penutuk - Tanjung Labu, Penutuk - Tanjung Sangkar, Pangkalpinang -Kundi, Pangkalpinang - Sungaiselan (Via Lampur), Simpang 4 Kelapa - Desa Kayu Arang, Tanjung Nyato-Selat Nasik - Gual, Tanjung Pandan - Manggar (Via Dendang).
Lalu layanan Angkutan KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, yakni Pangkalpinang - Koba - Danau Pading (Perlang), Tanjung Pandan - Tanjung Kelayang- Tanjung Tinggi- Pantai Manggar.
"Untuk saat ini rute kami layani, ada tujuh angkutan perintis dan dua angkutan KSPN. Total armada untuk pelayanan angkutan perintis sebanyak 13 unit dan untuk angkutan KSPN sebanyak tiga unit, sisanya angkutan antarkota dalam provinsi," bebernya.
Agus Kuswana juga mengatakan untuk seluruh armada termasuk sopir dipastikan aman dan layak jalan.
"Sebelum melaksanakan kegiatan kami selalu melakukan kegiatan pengecekan kesehatan, melakukan pengecekan kesiapan armada atau ramp check mandiri melalui pengisian dari sistem administrasi teknik kami. Memastikan sebelum berangkat, unit dalam keadaan siap operasi," ungkapnya.
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)