Suporter PSS Sleman Gelorakan Tagar Libas Barito Putera, Bek Muda Super Elja Cedera Parah
January 29, 2026 05:48 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dua hari jelang laga krusial PSS Sleman vs Barito Putera di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DIY, atmosfer perseteruan memanas.

Lumrah saja. Pasalnya pertarungan tim peringkat 1 dan runner up klasemen sementara Grup Timur kompetisi Liga 2 Championship 2025-2026 ini jadi penentuan juara putaran kedua.

Secara hitung-hitungan PSS Sleman dan Barito Putera telah sama-sama mendapat ‘keuntungan’ untuk arungi putaran ke-3.

Baca juga: Pemain Barito Putera Dapat Suntikan Semangat dari Wabup Kalsel Jelang Laga Krusial Lawan PSS Sleman

Kedua tim sama-sama mendapat jatah 5 kali sebagai tuan rumah dan 4 kali jalani laga away.

Tapi ada prestise yang dipertaruhan pada laga pad Sabtu malam (31/1/2026) yang disiarkan live SinPo TV.

“Mempertajam sentuhan untuk laga di akhir pekan!” tulis akun Instagram @pssleman disertai unggahan video, Kamis (29/1/2026).

Postingan itu direspons sejumlah suporter pengikut akun tersebut.

“aura WIN nya kuat bgt man.. ALE!” ucap akun @___stwn.id.

“ayooo Ojo Wedi kwe di rewangi suporter mu wajib 3pointt,” ujar akun @ndrew_stwnn.

Selain itu, ada beberapa pendukung PSS Sleman yang tuliskan  #libasbarito.

Bek Muda Cedera Parah

Sementara itu, mengutip laman pssleman.id, ada kabar tak baik bagi kubu tuan rumah.

Penampilan gemilang bek muda PSS Sleman, Fadhilah Tegar Nur Aziz, terpaksa terhenti.

Tegar Aziz tak bisa tampil pada laga pekan terakhir putaran kedua Pegadaian Championship 2025/2026 lawan Barito Putera di Stadion Maguwoharjo, Sabtu malam (31/1/2026). 

Pemain muda hasil didikan PSS Development itu harus menepi lantaran cedera yang membekapnya saat jalani official training jelang lawan Persipura Jayapura pada Sabtu (24/1/2026).

“Cedera tersebut terjadi akibat kecelakaan yang tidak disengaja, saat latihan resmi jelang laga melawan Persipura,” ujar Direktur Teknis PSS Sleman, Pieter Huistra di Lapangan Pakembinangun pada Rabu sore (28/1/2026). 

“Dia menabrak alat penyiram air di sisi lapangan hingga mengalami luka di tulang kering. Kondisinya cukup serius, sehingga membutuhkan perawatan di rumah sakit dan waktu pemulihan,” beber mantan pelatih Borneo FC Samarinda itu.

“Harapannya Aziz akan segera kembali. Berdasar perkiraan sekitar dua hingga tiga minggu dia bisa kembali bermain,” ucap Huistra.

Absennya Aziz tidak jadi kendala berarti bagi tim pelatih Laskar Sembada. 

Sejumlah pemain yang masuk dalam regulasi pemain muda telah dipersiapkan untuk mengisi pos yang ditinggalkan.

Jadi, tim pelatih tetap memiliki opsi yang memadai untuk menjaga keseimbangan permainan.

Tim pelatih PSS pun tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan kondisi sang pemain. 

Fokus utama saat ini adalah memastikan proses pemulihan Tegar berjalan optimal.

Agar dia dapat kembali ke lapangan dalam kondisi terbaik pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
 
(Banjarmasinpost.co.id/mulyadi danu saputra)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.