TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Kabupaten Asahan akan kebagian pembangunan rumah sakit bersekala internasional yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Dan Badan Usaha (KPDBU).
Pembangunan ini untuk menegaskan komitmen pemerintah pusat dengan daerah dalam mempercepat pembangunan layanan kesehatan strategis di wilayah Pantai Timur Sumatera, tepatnya di Sumatera Utara.
Diwakilkan oleh Dirjend Bina Keuangan Daerah Kemedagri, Agus Fatoni, menegaskan kehadiran rumah sakit bertaraf internasional ini akan dilakukan untuk menghadirkan insfratruktur layanan publik berskala besar tanpa membebani keuangan daerah.
"KPDBU harus dipersiapkan dengan perencanaan yang matang, regulasi yang jelas, serta tata kelola yang harus akuntabel. Kalau semua dijalankan dengan baik, maka dengan skema ini akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kemandirian fiskal daerah," kata Ahmad Fatoni, Kamis (29/1/2026).
Sementara Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar menyambut baik rencana pembangunan rumah sakit bertaraf internasional ini.
Baca juga: Viral Pasien Bayi Meninggal Dunia Tunggakan Capai Rp 37,5 Juta, Begini Penjelasan Rumah Sakit
Menurutnya, Pemkab Asahan akan menindaklanjuti seluruh arahan dan hasil pembahasan dari pemerintah pusat.
Katanya, selain peningkatan kualitas kesehatan di Kabupaten Asahan, dengan hadirnya rumah sakit ini, juga akan mendorong perekonomian masyarakat secara bertahap.
"Selain memperkuat layanan kesehatan masyarakat Pantai Timur Sumatera, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di Asahan," kata Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar.
Ia berharap, sinerginya pemerintah pusat dan mitra usaha menjadi kunci percepat terealisasinya rumah sakit taraf internasional tersebut.
"Kami juga sudah mengecek tanah yang akan dibangun tempat pertapaan rencana lokasi pembangunan rumah sakit guna memastikan kesiapan lahan dan kesesuaian rencana pengembangan kawasan layanan kesehatan," pungkasnya.