TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Kota Bogor menyentuh level siaga 3 pada Kamis (29/1/2026) malam.
Dalam status Siaga 3 ini, angka TMA Ciliwung bahkan sempat menyentuh angka 150 Cm, angka tertinggi sejauh ini sejak awal tahun 2026.
Petugas Operasional Pemeliharaan Bendung Katulampa, Muhammad Alwan menjelaskan bahwa angka TMA Ciliwung per pukul 21.32 berada di angka 140 cm.
Namun beberapa puluh menit sebelumnya sempat menyentuh di angka 150 cm
"Untuk ketinggian sekarang di 21.32 WIB menurun jadi 140 cm," kata Alwan, Kamis malam.
"Tadi ada kenaikan di jam 20.44 WIB 150 cm di level siaga 3," sambung Alwan.
Hal ini terjadi setelah kawasan hulu Ciliwung yaitu kawasan Puncak Bogor diguyur hujan sejak sore hingga malam.
Saat ini, kata dia, debit air yang mengalir di Sungai Ciliwung berada di angka 240.000 liter per detik.
"Pantauan cuaca di hulu ada rekan kita, di hulu sudah mulai reda hujannya," kata Alwan.
Dia pun mengimbau kepada masyarakat di bantaran Kali Ciliwung untuk waspada.
Alwan perkirakan peningkatan debit air Ciliwung bakal sampai ke aliran sungai kawasan Jakarta dalam waktu paling cepat 10 jam.
"Sekitar 10 sampai 12 jam lagi (sampai Jakarta)," ungkapnya.
Sementara itu untuk kondisi cuaca di kawasan Katulampa Kota Bogor kini sudah reda tak diguyur hujan.
Namun peningkatan debit di Bendung Katulampa masih terlihat.
Aliran air di bendungan terlihat lebih deras dari biasanya dan kondisi airnya juga berwarna coklat lebih pekat.
Derasnya aliran air Ciliwung sampai membuar aliran air dari bendungan menyembur ke udara lebih tinggi dibanding biasanya.