Darlina Dilantik sebagai Kepala Madrasah MSQ Banda Aceh, Fokus Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta
January 30, 2026 03:03 AM

Darlina Dilantik sebagai Kepala Madrasah MSQ Banda Aceh, Fokus Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ma’had Shafwatul Quran (MSQ) resmi memiliki Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang baru.

Darlina SSi MSi resmi memegang amanah sebagai Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) MSQ pada Kamis (29/1/2026) dalam upacara pelantikan yang berlangsung khidmat di Gedung Landmark BSI, Banda Aceh. 

Darlina menggantikan kepala madrasah sebelumnya, Dra Ainal Mardhiah, yang telah mengakhiri masa jabatannya. 

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Haji Burhanuddin Usman (YHBU), dr Teuku Yusriadi SpBA FIAPS, serta disaksikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh, H Salman Arifin SPd MAg, dan jajaran pembina yayasan, di antaranya Yusniar AR, Drs H Mustafa Usman, dan Dra Dahliati MPd.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan YHBU, dr Teuku Yusriadi menyampaikan bahwa Ma’had Shafwatul Quran didirikan sejak tahun 2021 dan telah melahirkan satu angkatan lulusan berjumlah enam santriwati yang diwisuda pada periode 2025.

“MSQ merupakan madrasah tsanawiyah khusus santriwati (putri) dengan program unggulan tahfiz Al-Qur’an serta pendalaman ilmu agama. Pada tahun 2026, MSQ akan menitikberatkan pada penguatan bahasa Inggris dan bahasa Arab sebagai bagian dari pengembangan kompetensi santri,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, sejumlah santriwati MSQ juga telah menorehkan berbagai prestasi.

“Beberapa santriwati kita banyak yang berprestasi, diantaranya beberapa waktu lalu ikut sebagai duta kafilah Banda Aceh, sebagai peserta pada ajang MTQ Provinsi Aceh di kabupaten Pidie Jaya,” sebutnya.

Kepala Kemenag Kota Banda Aceh, H Salman Arifin, memberikan apresiasi atas capaian MSQ selama empat tahun terakhir. 

Ia menilai bahwa madrasah tsanawiyah khusus putri masih tergolong langka di Aceh, sehingga MSQ memiliki peluang besar dalam mencetak generasi santri perempuan yang unggul.

“Madrasah Tsnawiyah khusus putri masih jarang di Aceh, semoga menjadi peluang bagus bisa mendidik santri khusus putri di MSQ,” harapnya.

Salman juga berpesan agar pihak yayasan dan madrasah terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Kementerian Agama, khususnya dalam penerapan kurikulum berbasis cinta dalam proses pembelajaran.

Ucapan selamat turut disampaikan oleh Ketua Pembina Yayasan, Yusniar AR, kepada Darlina atas amanah barunya, serta apresiasi dan terima kasih kepada Dra Ainal Mardhiah atas dedikasi selama menjabat sebagai kepala madrasah.

Dalam sambutannya, Darlina menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin MSQ. 

Ia menegaskan pentingnya komunikasi dan koordinasi lintas sektor dalam mewujudkan kurikulum berbasis cinta, guna membentuk santri yang toleran, berkarakter kuat, dan peduli terhadap sesama.

“Mohon dukungan dan doa dari kita semua agar visi ini dapat terwujud,” ujarnya.

Acara kemudian ditutup dengan rapat kerja MSQ, yang menghadirkan narasumber Ust Muzakkir Zulkifli SAg serta Fikhriah, pengawas dari Kementerian Agama Kota Banda Aceh.

(Serambinews.com/Agus Ramadhan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.