9 Kebiasaan yang Tanpa Disadari Dapat Meningkatkan Tekanan Darah
January 30, 2026 05:42 AM

TRIBUNHEALTH.COM - Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering disebut silent killer karena kerap muncul tanpa gejala.

Kondisi tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal. 

Banyak orang mengira hipertensi hanya disebabkan oleh faktor usia atau keturunan. 

Baca juga: 5 Makanan Sehari-hari yang Bisa Meningkatkan Risiko Hipertensi

Padahal, ada sejumlah kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari dapat memicu kenaikan tekanan darah.

Lantas, kebiasaan seperti apa yang dapat meningkatkan tekanan darah seseorang? 

Ilustrasi seseorang yang sedang mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi, berikut ini beberapa kebiasaan yang tanpa disadari dapat menyebabkan tekanan darah tinggi
Ilustrasi seseorang yang sedang mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi, berikut ini beberapa kebiasaan yang tanpa disadari dapat menyebabkan tekanan darah tinggi (freepik.com)

Kebiasaan yang Tanpa Disadari Dapat Meningkatkan Tekanan Darah

Berikut ini beberapa perilaku kecil yang sering diabaikan dan ternyata dapat menyebabkan peningkatkan tekanan darah sementara dan berkelanjutan. 

1. Mengonsumsi makanan ultra olahan

"Pola makan tinggi lemak jenuh dan makanan olahan berkontribusi pada disfungsi endotel dan penambahan berat badan, yang keduanya meningkatkan risiko hipertensi," kata John P. Higgins, MD, MBA. 

Batasi makanan-makanan ini dan prioritaskan pilihan yang kaya nutrisi seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, lemak sehat, dan protein tanpa lemak. 

2. Mengonsumsi gula dalam jumlah tinggi 

"Asupan gula yang tinggi memicu resistensi insulin, yang mendorong resistensi natrium dan meningkatkan aktivitas sistem saraf simpatik," kata Aaron Feingold, MD. 

"Peradangan yang dihasilkan merusak dinding pembuluh darah dan mengurangi kemampuannya untuk melebar dengan benar."

Menurut Feingold, fruktosa adalah yang paling bermasalah untuk tubuh. 

Tidak seperti glukosa, fruktosa bisa meningkatkan kadar asam urat, produksi limbah yang mengganggu oksida nitrat, molekul yang membantu menjaga tekanan darah tetap terkontrol. 

Baca juga: 6 Pilihan Sarapan untuk Menurunkan Risiko Penyakit Jantung, Direkomendasikan para Ahli

3. Kurang mengonsumsi kalium

Kalium membantu tubuh mengeluarkan natrium dan merelaksasi pembuluh darah, sehingga menurunkan tekanan darah. 

"Kadar kalium yang rendah dapat menyebabkan retensi cairan, yang pada gilirannya dapat menyebabkan tekanan darah tinggi," kata Hem Bhardwaj, MD. 

"Kadar kalium rendah juga dapat meningkatkan efek hormon stres dalam tubuh, yang dapat memengaruhi pembuluh darah dan menyebabkan tekanan darah tinggi."

Untuk menghindari hal ini, usahakan untuk mengonsumsi 3.500 hingga 5.000 miligram kalium per hari dari makanan kaya kalium seperti sayuran berdaun hijau, ubi jalar, pisang, dan kacang-kacangan. 

4. Sering stres

"Stres kronis akibat pekerjaan, hubungan, atau masalah keuangan, memicu pelepasan kortisol dan adrenalin, hormon yang menyempitkan pembuluh darah dan meningkatkan detak jantung," kata Feingold. 

Untuk membantu mengelola stres dari waktu ke waktu, prioritaskan olahraga teratur, tidur berkualitas, dan kebiasaan sehat seperti membatasi alkohol dan menghindari merokok. 

Meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas yang Anda sukai juga dapat berperan penting dalam menenangkan sistem saraf Anda. 

Baca juga: 6 Menu Sarapan Sehat untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami

Ilustrasi seseorang yang stres, berikut ini beberapa kebiasaan yang tanpa disadari dapat menyebabkan tekanan darah tinggi
Ilustrasi seseorang yang stres, berikut ini beberapa kebiasaan yang tanpa disadari dapat menyebabkan tekanan darah tinggi (freepik.com)

5. Sering buang air kecil

"Kondisi seperti diabetes dapat menyebabkan sering buang air kecil, yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit yang memengaruhi pengaturan tekanan darah," kata Bhardwaj.

Penelitian menunjukkan, kandung kemih yang terlalu aktif ditandai dengan dorongan tiba-tiba untuk buang air kecil. 

Ini dapat menandakan peningkatan aktivitas sistem saraf simpatik, yang telah dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah.

Respons stres ini menyempitkan pembuluh darah dan mempercepat detak jantung, yang dapat berkontribusi pada lonjakan tekanan darah.

Baca juga: 8 Fakta Kesehatan Kacang Kenari, Tingkatkan Kesehatan Jantung hingga Menurunkan Tekanan Darah

6. Kurang tidur

"Kurang tidur berkualitas kurang dari tujuh jam secara konsisten mengganggu keseimbangan hormon dan mengaktifkan jalur stres yang secara langsung meningkatkan tekanan darah," kata Feingold.

Penelitian mengaitkan kurang tidur kronis, terutama akibat kondisi seperti sleep apenea dengan hipertensi resisten.

Hipertensi resisten adalah kondisi tekanan darah tetap tinggi, yaitu lebih dari 140 mmHg, meskipun pasien telah mengonsumsi tiga jenis obat antihipertensi berbeda.

7. Minum alkohol berlebihan

"Minum alkohol berlebihan atau dalam jumlah banyak dapat meningkatkan tekanan darah, baik secara akut maupun dalam jangka waktu lama dengan mengaktifkan sistem saraf dan menurunkan fungsi pembuluh darah," kata Higgins.

Untuk menghindari masalah ini, ikuti panduan yang direkomendasikan para ahli, yaitu tidak lebih dari dua minuman per hari untuk pria, dan satu minuman untuk wanita.

Ilustrasi kebiasaan merokok dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, berikut ini beberapa kebiasaan yang tanpa disadari dapat menyebabkan tekanan darah tinggi
Ilustrasi kebiasaan merokok dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, berikut ini beberapa kebiasaan yang tanpa disadari dapat menyebabkan tekanan darah tinggi (freepik.com)

8. Kebiasaan merokok

Setiap hiasapan rokok menyebabkan lonjakan sementara tekanan darah dengan merangsang sistem saraf simpatik dan menyempitkan pembuluh darah. 

Seiring waktu, tekanan berulang pada sistem kardiovakular ini dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang, termasuk pengerasan arteri dan hipertensi kronis. 

Baca juga: 5 Buah Kaya Kalium yang Bantu Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

9. Terlalu banyak duduk

Higgins mengatakan, kurangnya aktivitas fisik berkontribusi pada penambahan berat badan, aktivitasi sistem saraf, dan kesehatan pembuluh darah yang lebih buruk, yang dapat meningkatkan tekanan darah. 

Olahraga aerobik secara teratur dapat membantu Anda menghindari masalah ini. 

Penelitian menunjukkan, aktivitas kardio secara teratur dapat menurunkan tekanan sistolik dan diastolik rata-rata sebesar 5 hingga 7 mmHg. 

Itulah beberapa kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari dapat meningkatkan tekanan darah. 

Perbaiki dari sekarang untuk menjaga kesehatan tubuh, terutama kesehatan tekanan darah. 

(Tribunhealth.com)

Baca juga: 6 Pedoman Baru untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Efektif

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.