Rumah Joglo di Tulungagung Rusak Tertimpa Pohon Raksasa Tumbang Diterjang Angin Kencang
January 30, 2026 07:14 AM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Rumah joglo milik Winaryo di Dusun Cluwok, Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Tulungung Jawa Timur rusak usai tertimpa sebuah pohon trembesi ukuran besar.

Pohon yang diperkirakan sudah berusia puluhan tahun ini sebelumnya tumbuh di belakang rumah, di pagar pembatas antar lahan.

Tinggi batangnya lebih dari 10 meter, sementara diameternya lebih dari 1 meter.

Angin kencang yang bertiup saat hujan pada Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB menumbangkan pohon ini.

Nahas, arah ambruknya pohon mengarah tepat di bangunan utama rumah berbentuk Jawa kuno, joglo jompongan ini.

Baca juga: Jambret Anyaran Beraksi di Karangrejo Tulungagung Ditangkap Polisi, Korban Perempuan Sendirian

Pohon Trembesi Tumbang Timpa Rumah Joglo

Sementara dahan-dahan pohon menyapu bagian dapur yang tepat di sisi kiri, berjajar dengan bagian utama.

Kedua bagian bangunan ini sama-sama rusak dan gentengnya rontok.

Warga dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berupaya menyingkirkan batang pohon itu.

Upaya ini sempat terhambat, karena ada sarang tawon vespa yang ikut rusak.

Evakuasi BPBD dan Asesmen Kerusakan

Serangga penyengat ini beterbangan, memaksa warga dan petugas BPBD menyingkir sejenak.

Kemarin sore, personel BPBD telah berupaya mengevakuasi pohon trembesi ini, namun gagal karena ukurannya yang besar.

“Kemarin sudah kita asesmen, tapi ada kendala. Tidak memungkinkan langsung evakuasi,” jelas Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, Teguh Abianto, Kamis (29/1/2026) saat mengawasi proses evakuasi.

Baca juga: Emosi, Suami di Tulungagung Tega Pukul Mata Istri Pakai Ponsel, Korban sampai Pingsan

Proses evakuasi dilakukan Kamis pagi, Dalops BPBD bersama warga setempat.

BPBD akan melakukan asesmen kerusakan untuk menentukan bantuan apa yang akan diberikan.

Menurut Teguh, kerusakan rumah Winaryo ini masuk kategori sedang.

"Kalau misalnya genteng, nanti bisa dikirim dari BPBD," tambahnya.

Angin kencang dan hujan juga menyebabkan banjir di Desa Sukorejo Wetan, Kecamatan Rejotangan pada Rabu kemarin.

Dampaknya, sebuah pohon ambruk dan menimpa sebuah rumah warga.

Bagian atap rumah ini rusak, namun tidak sampai merusak struktur.

"Ada sekitar 5 lembar atap asbes yang rusak," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.