RAHASIA Denada Tambunan dan Ressa, Ternyata Memang Ibu Kandung, Kini Tutup Pintu Damai
January 30, 2026 10:54 AM

 

TRIBUN-MEDAN.com - Rahasia hubungan penyanyi Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan (47) dan Ressa Rizky Rosano (24) akhirnya terungkap ke publik. Denada mengakui bahwa Ressa adalah anak kandungnya.

Namun, mediasi di Pengadilan Negeri Banyuwangi atas perbuatan melawan hukum terkait dugaan penelantaran anak berakhir buntu pada Kamis (26/1/2026).

Kegagalan proses mediasi tak lepas dari absennya Denada di persidangan.

Proses mediasi sedianya telah berlangsung empat kali, namun tak sekali pun Denada hadir.

Ressa kini telah menutup pintu maaf sehingga gugatan akan bergulir ke tahap selanjutnya.

Meski begitu, dalam momen mediasi tersebut, kuasa hukum Denada membenarkan bahwa Ressa adalah anak Denada, dan menyatakan bahwa perempuan kelahiran 19 Desember 1978 tersebut tak pernah tak mengakui Ressa. 

"Ketika kemarin saya sudah membuka pintu mediasi dan peluang terjadinya perdamaian di tingkat mediasi serta mengoptimalkan upaya mediasi, sekarang sudah tertutup," kata kuasa hukum Ressa, Ronald Armada. 

Ronald sendiri adalah menantu dari tante Denada, Ratih Puspita Dewi, yang selama ini merawat Ressa dan turut menjadi penggugat Denada bersama sang suami, Dino. 

Baca juga: TERKUAK Janji Manis Denada Saat Serahkan Anaknya Masih Usia 10 Hari, Ratih: Biaya Susu Tak Dikirim

Ronald menyebutkan bahwa sebelum menutup pintu damai, ia telah mengupayakan berbagai hal, hingga mengajukan pertambahan waktu mediasi. 

Namun hingga proses mediasi berakhir, pihak Denada terus bergeming dari upaya-upaya damai yang telah coba ditawarkan, termasuk mediasi melalui video call yang ditawarkan oleh PN Banyuwangi pun tak ditanggapi. 

"Sekarang pintu saya terbuka untuk bermain di ranah persidangan, yang kita harus fight. Kalau fight, ada yang jatuh ada yang tidak. Karena mereka inisiasinya seperti itu, ya monggo," tegas Ronald. 

Ia juga meminta maaf karena opsi terakhir tersebut akhirnya dipilih. 

"Mohon maaf mbak Dena. Tidak ada inisiasi saya menjatuhkan sampean. Tetapi sampean yang mengkondisikan dan sampean yang meminta dan memaksa saya bertindak seperti ini," tandasnya. 

Sebelumnya, kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal membenarkan bahwa Ressa adalah anak kandung dari Denada. Namun, ia membantah Denada tak mengakui dan menelantarkan Ressa. 

DENADA DIGUGAT - Denada terjerat gugatan hukum, diduga telantarkan putranya Ressa Rizky Rossano (24) usai urus sang putri Aisha Aurum yang sakit kanker!
DENADA DIGUGAT - Denada terjerat gugatan hukum, diduga telantarkan putranya Ressa Rizky Rossano (24) usai urus sang putri Aisha Aurum yang sakit kanker! (Instagram)

Dirawat Sejak Bayi Usia 10 Hari

Ressa Rizky Rossano menjadi perhatian karena mengaku anak kandung dari Denada yang tak dianggap selama ini. 

Ressa dirawat oleh Ratih Puspita Dewi, tante dari Denada. Ia dirawat sejak bayi usia 10 hari.  

Dalam podcast Denny Sumargo, Ratih mengungkapkan kronologi penyerahan Ressa dari Denada kepadanya. 

Awalnya Denny Sumargo bertanya soal siapa ayah kandung dari Ressa. Namun, Ratih enggan untuk membicarakannya.

"Enggak tahu (atau) tahu tapi enggak mau kasih tahu? Yang mana jawaban yang benar?" tanya Denny lagi.

"Tahu, tapi enggak (mau kasih tahu)," jawab Ratih lagi sambil tersenyum.

Menghargai keputusan Ratih, Denny Sumargo kemudian bertanya pada Ressa tentang sosok ayah kandungnya.

Ternyata Ressa juga tidak tahu siapa sosok ayah kandungnya karena keluarga masih merahasiakan.

Kemudian kakak ipar Ressa yang juga menjadi kuasa hukumnya, Ronald, mengatakan bahwa Ressa memiliki hak untuk tahu jika memang Ressa menginginkan hal itu.

"Kan otomatis itu alamiah (ingin tahu lama-lama). Tinggal saya sebagai kakaknya, kalau dia minta ke saya untuk memperjuangkan, itu pun akan saya perjuangkan," ujarnya.

Ratih yang juga ibu angkat Ressa akhirnya menceritakan momen saat Denada menitipkan anaknya tersebut kepadanya.

Tepatnya di tahun 2002, ketika Ressa baru berusia 10 hari dibawa ke Surabaya tanpa didampingi Denada.

Saat itu, Ressa yang ada di Bandara Juanda dijemput oleh suami Ratih dan satu asistennya. Kemudian, Ressa dibawa ke hotel.

"Jadi dijemput sama bapaknya Ressa (suami Ratih) dan emak yang biasa masak di rumah. Dijemput di Bandara Surabaya, dibawa ke hotel dulu, kami ambil di hotel," ujarnya, melansir Grid.ID, Minggu (25/1/2026).

Kemudian Ressa diserahkan oleh nenek Denada yang merupakan buyut dari Ressa. 

"Tapi tanpa Denada. Neneknya Denada yang memberikan. Neneknya, buyutnya Ressa ini," lanjutnya.

Ketika bersedia mengurus Ressa, Ratih juga sempat dijanjikan sesuatu.

Nenek Denada menyebut bahwa pihak mereka akan menyuplai kebutuhan Ressa, yang ternyata janji tersebut tak terealisasikan.

"Katanya dulu, 'Enggak usah khawatir soal susu, pasti datang truk-trukan', ini-itu, tapi enggak ada semua," ujarnya

Kesaksian Sopir

Setelah beranjak dewasa, Ressa mulai risih diisukan sebagai anak yang tak jelas asal usulnya. Hal itu membuatnya tertekan dan menanggung malu.

Ia lantas berupaya mencari tahu dari keluarga dekat yang 24 tahun silam bersama dalam satu mobil dari Jakarta ke Banyuwangi, saat Denada memberikan Ressa kepada Ratih untuk dirawat.

"Saya tanya semua keluarga yang naik mobil saat itu, tidak ada yang mau bilang," kata Ressa.

Meski begitu, Ressa tak patah semangat. Ia ettap berusaha mencari informasi tentang orangtua kandungnya.

Ia akhirnya menemukan seseorang yang menjadi saksi dan berperan sebagai sopir di mobil yang membawanya dari Jakarta ke Banyuwangi.

Seseorang yang tak disebutkan namanya tersebut tinggal di wilayah Kecamatan Licin.

Ressa yang telah lulus SMA, diantar dua temannya nekat berkunjung ke sana dengan satu motor. 

"Sampai sana saya ketemu, orangnya kaget, nangis," tutur Ressa.

Dari seseorang yang kini telah meninggal dunia tersebut, Ressa mengatakan bahwa ia akhirnya mengetahui bahwa dirinya merupakan anak Denada.

Namun, hal itu tetap disimpannya rapat-rapat. Meski diakuinya sedih, ia tetap menjalani hubungan dengan Denada sebagaimana saudara sepupu dan memanggil ibu kandungnya itu dengan sebutan 'mbak'.

Setelah bertahun-tahun menyimpan rahasia itu, Ressa akhirnya mengutarakan permintaannya untuk diakui sebagai anak.

Namun, Denada bergeming dan mengatakan bahwa Ressa adalah adiknya, bukan anaknya.

Ressa yang sakit hati atas hal itu lalu memutuskan untuk menggugat Denada ke PN Banyuwangi dengan nilai gugatan mencapai Rp 7 miliar. (*/tribunmedan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.