Remaja 18 Tahun di Jambi Tak Ingin Lagi Jadi Polwan setelah Diperkosa 2 Oknum Polisi
January 30, 2026 01:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kondisi CA, remaja 18 tahun asal Kota Jambi yang memiliki cita-cita sejak kecil menjadi Polwan sirna setelah menjadi korban pemerkosaan (rudapaksa) dua oknum polisi dan teman-temannya.

Jumat (30/1/2026) pagi, Tribunjambi.com menemui CA di rumahnya di kawasan Simpang Rimbo. Saat itu terlihat wajahnya berlinang air mata begitu mulai menceritakan peristiwa yang dialaminya.

"Kata orang, kalau tidak perawan tidak bisa jadi polwan," ujarnya.

Sebenarnya, C berencana mengikuti tes masuk kepolisian tahun ini.

Namun, peristiwa yang dialami membuatnya tidak punya keberanian untuk mendaftar ke institusi penegakan hukum di Indonesia ini.

Jangankan untuk mengikuti tes kepolisian, saat ini dia masih mengurung diri di dalam kamarnya.

Ia mengatakan kini sangat benci dengan kepolisian.

Menurutnya, bagaimana bisa seseorang yang seharusnya menolongnya saat ternyata malah ikut melakukan pemerkosaan.

"Saya dipegang dan diperkosa, bukannya ditolong, malah pelaku ikut memperkosa," tuturnya.

Remaja C diperkosa empat orang pada November 2025 lalu.

Dua pelaku oknum polisi dan dua orang lagi akan mengikuti tes polisi tahun 2026.

Satu di antara warga sipil tersebut merupakan anak dari pendeta terkemuka di Jambi.

Akibat peristiwa itu, korban trauma dan sempat ingin mengakhiri hidup.

Namun, niat CA dapat dicegah oleh pihak keluarga yang mengetahui kejadian tersebut.

Saat ini, keluarga korban sedang menempuh jalur hukum untuk mendapatkan keadilan.(Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)

Baca juga: Ibu MS Sebut 2 Polisi Inisial I dan K yang Perkosa Anaknya, Tugas di Tanjabtim dan Jambi

Baca juga: 2 Polisi di Jambi Ikut Rudapaksa Remaja 18 Tahun, Korban Dipaksa Layani 4 Pria di 2 Lokasi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.