TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang, Valdy Suak, menegaskan bahwa hingga saat ini hanya Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), yang benar-benar memperjuangkan nasib dan kesejahteraan penambang rakyat di Sulut.
Menurut Valdy, selama bertahun-tahun penambang rakyat tidak pernah diakui sebagai sebuah profesi, tidak mendapat perhatian, bahkan kerap terpinggirkan dalam kebijakan pemerintah daerah.
“Penambang ini tidak pernah diakui sebagai profesi, tidak pernah dapat bantuan, dan tidak pernah diperjuangkan.
Baca juga: Gubernur YSK Minta Penambahan Blok Pertambangan Rakyat: Sulut Punya Potensi
Sejauh ini baru Pak YSK yang paling jauh berjuang untuk kepentingan penambang,” ujar Valdy, tegas, Jumat (30/1/2026)
Ia menyebutkan, sebelum pemerintahan Gubernur YSK, tidak ada satu pun kepala daerah di Sulawesi Utara yang secara serius memperjuangkan kesejahteraan penambang rakyat.
Valdy mengungkapkan, selama sekitar enam tahun terakhir pihaknya bersama masyarakat lingkar tambang berjuang agar Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dapat direalisasikan, namun selalu menemui jalan buntu.
“Dulu kami urus semuanya sendiri. Masyarakat harus ke sana kemari mengurus izin, tapi tidak pernah diberikan. Sekarang kami hanya menunggu Pak Gubernur yang mengurus semuanya,” ungkapnya.
Ia juga menilai komitmen Gubernur YSK tidak hanya sebatas janji kampanye, tetapi benar-benar diwujudkan dalam langkah nyata.
“Kalau dulu kami hanya terima janji, sekarang di era Pak YSK kami merasa diperjuangkan. Kami merasa diakui dan dilindungi,” katanya.
Valdy menambahkan, hingga saat ini para penambang rakyat terus memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan dan perjuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan YSK.
“Kami penambang selalu bersama Bapak Gubernur, karena hanya beliau yang membuat kami merasa ada,” tutup Valdy. (Ren)
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini