SERAMBINEWS.COM - Sakit gigi pada anak kerap membuat orang tua merasa panik, terutama ketika anak menjadi rewel, sulit makan, atau mengalami gangguan tidur.
Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan anak, tetapi juga aktivitas sehari-hari keluarga.
Sakit gigi pada anak dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Mulai dari gigi berlubang ringan, sisa makanan yang terselip di sela gigi, proses tumbuh gigi, gusi yang mengalami iritasi atau radang, hingga kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan.
Meski kerap menimbulkan kekhawatiran, sakit gigi ringan pada anak sebenarnya dapat ditangani sementara dengan cara-cara alami yang relatif aman.
Penanganan ini bisa dilakukan di rumah sebagai langkah awal untuk membantu meredakan rasa nyeri, sambil menunggu waktu yang tepat untuk memeriksakan anak ke dokter gigi bila diperlukan.
Namun demikian, orang tua perlu memahami bahwa penanganan alami ini bukanlah pengganti perawatan medis.
Cara tersebut hanya bersifat pertolongan pertama untuk mengurangi keluhan, bukan untuk menyembuhkan penyebab utama sakit gigi.
Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengetahui langkah-langkah penanganan yang tepat dan aman di rumah agar kondisi anak tidak semakin memburuk, sekaligus tetap waspada untuk segera membawa anak ke dokter gigi jika keluhan tidak kunjung membaik.
Berikut ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua di rumah untuk mengobati sakit gigi ringan pada anak.
1. Kumur dengan air garam
Kumur dengan air garam tentu sudah tidak asing bagi kebanyakan orang.
Ini adalah salah satu cara termudah untuk mengatasi rasa nyeri yang muncul saat sakit gigi.
Orang tua bisa mengarahkan si kecil untuk berkumur dengan air garam ini.
Berkumurlah beberapa jam sekali dengan air hangat yang sudah dicampur dengan garam meja.
Garam telah digunakan sebagai obat alami saat anak-anak atau orang dewasa sakit gigi.
Kumur air garam dapat membersihkan dan melawan bakteri di mulut yang dapat menyebabkan infeksi dan iritasi.
2. Menggunakan cengkeh
Cara kedua yang bisa dilakukan orang tua untuk mengobati gigi anak yang sakit adalah dengan menggunakan cengkeh.
Tanaman ini sangat populer sebagai obat sakit gigi untuk orang dewasa, tapi juga bisa digunakan untuk anak-anak.
Namun, orang tua harus sangat berhati-hati saat menggunakan cengkeh untuk mengobati sakit gigi pada anak.
Ini karena bahan aktif pada cengkeh yang disebut eugenol bisa menyebabkan sakit bertambah parah atau kerusakan saraf jika digunakan terlalu sering atau dalam konsenstrasi tinggi.
Cukup teteskan beberapa minyak cengkeh pada kapas dan letakkan pada gigi yang sakit selama beberapa saat.
3. Peppermint
Cara selanjutnya bisa menggunakan peppermint yang sudah menjadi obat pereda sakit tradisional untuk anak-anak.
Untuk menggunakannya cukup mudah, kantong teh peppermint murni yang baru digunakan bisa dibiarkan dingin secara alami atau selama beberapa menit dalam freezer.
Setelah dingin, tempelkan kantong teh peppermint di antara pipi dan gusi untuk memberikan kompres penghilang rasa sakit.
Meneteskan beberapa minyak peppermint pada kapas dan mengompres pada bagian yang sakit juga memiliki khasiat yang sama.
Namun, hindari ekstrak peppermint karena kandungan alkohol yang tinggi bisa menyebabkan iritasi.
4. Bawang putih
Cara terakhir adalah menggunakan bawang putih, meski kebanyakan anak tidak akan menyukainya.
Bawang putih dikenal karena manfaat kesehatannya secara umum, termasuk sifat antibakterinya.
Cukup tumbuh satu atau dua siung bawangputih dan tambahkan sedikit garam jika diinginkan.
Lalu haluskan hingga teksturnya seperti pasta dan gunakan kapas untuk mengoleskan pasta ini pada gigi yang sakit.
Itulah beberapa cara alami yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk memberikan pertolongan pertama pada si kecil yang mengalami sakit gigi.
Jika sudah melakukan pertolongan pertama dan sakit gigi terus berlanjut, jangan tunda untuk ke dokter gigi.
Segeralah ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang tepat.