TRIBUNMANADO.CO.ID - Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang, menghadiri Upacara Adat Tulude yang diadakan masyarakat Nusa Utara di Jemaat GMIM Betani Sindulang Singkil, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Jumat (30/1/2026).
Prosesi berlangsung khidmat.
Ditandai dengan doa bersama dan pemotongan kue Tamo yang adalah simbol dari upacara tersebut.
Sualang tampak larut dalam ucapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun yang telah dilalui sekaligus menyambut tahun yang baru.
Dalam sambutannya, Sualang mengapresiasi warga Nusa Utara di jemaat tersebut yang terus melestarikan adat Tulude.
Menurut dia, Tulude adalah bagian dari kekayaan budaya daerah.
“Atas nama Pemerintah Kota Manado, saya menyampaikan selamat kepada seluruh jemaat GMIM Betani Sindulang Singkil dalam merayakan ungkapan syukur Tulude. Semoga tahun 2026 ini menjadi tahun penuh berkat bagi kita semua,” kata dia.
Menurut dia, tradisi Tulude mengandung berbagai makna positif.
Bukan hanya budaya, tapi juga simbol toleransi dan persatuan di tengah masyarakat Manado yang heterogen.
Dirinya berharap Tulude dapat terus dilestarikan dan maknanya dapat menjadi nilai tambah bagi masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BPW Manado Utara I/Ketua BPMJ GMIM Betani Sindulang Singkil Pdt. Lucky I. Rumopa, M.Th., Khadim Pdt. OR. Roy Dicky Tamaweol, Th.M., Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Utara Teresia Sompie, SH, M.Si.
Hadir pula Dir Bimas Polda Sulut Kombes Pol Rio Alexander Panielewen, S.I.K., Pasanli Pangdam Bidang Ekonomi Kolonel Infanteri Edison Lambe, serta Camat Tuminting Hence Patimbano.
Diketahui Tulude adalah upacara adat tahunan masyarakat Suku Sangihe dan Talaud di Sulawesi Utara yang dilakukan sebagai simbol rasa syukur atas penyertaan Tuhan selama setahun yang lalu serta permohonan berkat untuk tahun yang baru. (Art)
Baca juga: Ajudan Gubernur Sulawesi Utara Mayor Heru Ucapkan Selamat HUT ke-17 Tribun Manado: Semoga Makin Maju
(TribunManado.co.id)
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini