Berita Persebaya Surabaya Hari Ini: Ancaman Dewa United, Striker Lokal Hingga Pesan Trio MBG
January 30, 2026 07:32 PM

SURYA.co.id, Surabaya - Persebaya Surabaya menatap laga pekan ke-19 Super League 2025/2026 dengan penuh kewaspadaan.

Meski Bajol Ijo tengah berada dalam tren positif empat kemenangan beruntun, pelatih Bernardo Tavares menilai Dewa United sudah kembali menemukan bentuk permainan terbaiknya.

Selain itu, Persebaya menghadapi tantangan besar di lini depan. Setelah melepas Rizky Dwi ke Garudayaksa FC, tim kini tidak memiliki striker murni lokal.

Bernardo Tavares pun membuka peluang mencari tambahan pemain, meski sulit di jendela transfer.

Di sisi lain, lahirnya julukan Trio MBG—Malik Risaldi, Bruno Moreira, dan Gali Freitas—menjadi simbol kebangkitan Bajol Ijo.

Gol pertama melawan PSIM Yogyakarta yang melibatkan ketiganya memperlihatkan chemistry kuat di lini serang.

Persebaya juga menyiapkan diri menghadapi jadwal pekan ke-19 melawan Dewa United di Gelora Bung Tomo.

Atmosfer stadion diyakini akan bergemuruh, menjadi energi tambahan bagi tim untuk menjaga konsistensi.

Dewa United Jadi Ancaman Serius Persebaya

Dewa United datang ke Surabaya dengan modal dua kemenangan beruntun. Hasil ini menjadi titik balik setelah periode kurang konsisten dalam tujuh laga sebelumnya.

Tim asuhan Jan Olde Riekerink kini menunjukkan performa lebih stabil. Kepercayaan diri mereka meningkat seiring keberhasilan memutus tren negatif.

Bernardo Tavares menilai lawan memiliki materi pemain berkualitas. Ia menyebut Dewa United sebagai tim yang tidak kesulitan dalam hal finansial untuk mendatangkan pemain.

Skuad Dewa United diperkuat sejumlah nama beken. Nick Kuipers di lini belakang, Edo Febriansyah di sisi sayap, serta Muhammad Natsir di bawah mistar menjadi andalan.

Kehadiran pemain berpengalaman yang pernah meraih gelar juara menambah kekuatan tim. Mentalitas mereka dianggap bisa memberi pengaruh besar dalam laga krusial.

“Pemain yang pernah menjadi juara di Persib misalnya ada di sana. Mereka meraih dua hasil positif baru-baru ini, jadi kami perlu memperhatikan hal tersebut,” ujar Tavares kepada SURYA.co.id.

Selain faktor individu, Dewa United juga mengalami perubahan gaya permainan. Mereka kini lebih fleksibel dengan strategi transisi cepat.

Transisi ofensif menjadi senjata utama. Mereka sering memberikan bola kepada lawan untuk memancing keluar, lalu melakukan serangan balik cepat.

Siklus putaran kedua juga menjadi perhatian. Seperti musim lalu, Dewa United tampil lebih konsisten di paruh kedua kompetisi.

Dengan kondisi ini, Dewa United diyakini mampu memberi perlawanan sengit di GBT.

Baca juga: Mengapa Dewa United Jadi Ancaman Serius Bagi Persebaya? Ini Analisis Bernardo Tavares

Persebaya Surabaya Cari Striker Lokal

Persebaya melakoni putaran kedua tanpa striker murni lokal. Hal ini terjadi setelah Rizky Dwi dilepas ke Garudayaksa FC.

Kini hanya tersisa dua striker asing, Mihailo Perovic dan Bruno Paraiba. Keduanya menjadi andalan di lini depan.

Sebetulnya ada dua pemain lain yang juga pernah dimainkan sebagai striker, Malik Risaldi dan Bruno Moreira.

Bernardo Tavares menegaskan sulit mencari striker lokal di jendela transfer.

“Tidak mudah untuk merekrut pemain lokal di jendela transfer ini, karena pemain lokal memiliki kontrak, sangat sulit untuk dibawa ke sini,” katanya.

Namun ia menyiapkan opsi lain. “Tapi bagaimanapun Malik bisa bermain di sayap dan striker. Semua orang perlu dipersiapkan, ini target kami,” tambahnya.

Malik Risaldi memang cukup ideal dimainkan sebagai striker. Selain memiliki kecepatan dan tendangan keras, ia juga memiliki tinggi badan 1,79 cm.

“Siapapun yang bermain di posisi ini harus dipersiapkan dan sesuai dengan pemain yang bermain di sana, memiliki karakteristik yang berbeda,” tegas Tavares.

Pelatih asal Portugal itu menyebut sudah menyiapkan semua kemungkinan. Termasuk menyiapkan Malik sebagai striker jika dibutuhkan.

“Jadi tim perlu tahu cara bermain. Ada perbedaan pemain yang membutuhkan ruang untuk menjelajahi pertahanan lawan, juga pemain yang akan lebih banyak menguasai bola,” ucapnya.

“Jadi kami perlu mengetahui pemain yang kami miliki sebelum kami dapat membuat rencana,” pungkas Tavares.

Baca juga: Slot Asing Penuh Persebaya Surabaya Masih Butuh Striker lokal 

Sosok Trio MBG Persebaya Surabaya

KOMPAK -Trio MBG (Malik, Bruno Moriera, Gali ) kompak  ajak Bonek padati GBT lawan Dewa United, Persebaya Surabaya siap lanjutkan tren kemenangan.  
KOMPAK -Trio MBG (Malik, Bruno Moriera, Gali ) kompak  ajak Bonek padati GBT lawan Dewa United, Persebaya Surabaya siap lanjutkan tren kemenangan.   (Persebaya)

Julukan Trio MBG lahir dari gol pertama Persebaya saat melawan PSIM Yogyakarta. Gol menit ke-34 berawal dari umpan Malik Risaldi kepada Bruno Moreira, yang kemudian mengirim bola ke Gali Freitas.

Gali yang berdiri bebas menuntaskan peluang dengan tendangan kaki kiri, membuka skor 0-1. Gol ini menjadi simbol chemistry tiga pemain yang kemudian dijuluki Trio MBG oleh Bonek.

Malik dikenal dengan kecepatan dan visi bermain, Bruno dengan kecerdasan membaca situasi, sementara Gali dengan eksekusi klinis. Kombinasi ini membuat lini serang Persebaya semakin tajam.

Kemenangan atas PSIM dilengkapi gol Bruno Paraiba menit ke-73 dan Rachmat Irianto menit ke-83. Namun, gol pertama tetap menjadi sorotan karena melahirkan julukan Trio MBG.

Unggahan resmi Persebaya di media sosial menampilkan Trio MBG mengajak Bonek hadir di GBT. Ajakan itu menjadi simbol persatuan antara pemain dan suporter.

Trio MBG kini menjadi ikon baru yang menghidupkan semangat Bajol Ijo. Dukungan Bonek semakin kuat karena melihat chemistry yang nyata di lapangan.

Momentum ini diharapkan berlanjut pada laga berikutnya. Persebaya ingin menjadikan Trio MBG sebagai motor serangan utama.

Bernardo Tavares menilai kehadiran Trio MBG memberi variasi serangan. Ia berharap kombinasi ini bisa konsisten di laga-laga berikutnya.

Bonek menyambut positif lahirnya julukan ini. Mereka menilai Trio MBG sebagai simbol kebangkitan tim.

Dengan dukungan penuh suporter, Trio MBG diharapkan terus memberi kontribusi nyata bagi Bajol Ijo.

Baca juga: Persebaya Surabaya On Fire, Trio MBG Makin Solid Jadi Tumpuan Daya Gedor Lawa Dewa United 

Jadwal Persebaya Pekan 19

Persebaya akan menjamu Dewa United di GBT pada Minggu (1/2/2026). Laga ini diprediksi berlangsung sengit.

Dewa United datang dengan motivasi tinggi setelah meraih dua kemenangan beruntun. Mereka juga memiliki catatan positif melawan Persebaya.

Dalam lima laga terakhir melawan Bajol Ijo, Dewa United tidak pernah kalah. Catatan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Persebaya.

Namun Persebaya sedang dalam tren empat kemenangan beruntun dan 11 laga tanpa kalah. Atmosfer GBT diyakini akan menjadi faktor pembeda.

Bernardo Tavares berharap dukungan penuh Bonek dan Bonita. “Mereka pantas mendapatkan lingkungan yang baik seperti yang biasanya Bonek dan Bonita ciptakan di sini,” katanya.

Laga ini juga menjadi ujian bagi pemain baru seperti Pedro Matos. Ia diharapkan bisa memberi kontribusi nyata.

Jefferson Silva sudah tampil penuh melawan PSIM. Bruno Paraiba mencetak gol debut, sementara Gustavo Fernandes masih menunggu kesempatan.

Dengan komposisi ini, Persebaya optimistis menjaga tren positif. Tambahan tiga poin akan memperkuat posisi mereka di papan atas.

Prediksi skor laga ini adalah 2-1 untuk Persebaya. Gol diperkirakan lahir dari Bruno Paraiba dan Malik Risaldi.

Dengan persiapan matang, Persebaya ingin membuktikan diri sebagai tim yang mampu bersaing di level tertinggi.

Baca juga: Daftar Harga Tiket Laga Persebaya Surabaya vs Dewa United, Mulai Rp75.000

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.